Sensus Penduduk Gunakan Data Dukcapil

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepahiang menggunakan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kepahiang dalam sensus penduduk (SP) 2020

Basis data diambil dari Dinas Dukcapil, agar adanya keseragaman data kependudukan antara pemerintah pusat dan daerah.”Data yang digunakan dari Dukcapil dan sesuai dengan data kita terima ada 150 ribuan warga,” ungkap Kepala BPS Kepahiang, Yulian Effendi SE.

Yulian mengatakan, petugas sensus akan mendatangi penduduk sesuai dengan alamat tempat tinggal warga yang terdata memiliki Kartu Keluarga (KK) dan KTP-elektronik.

Sementara bagi masyarakat belum memiliki data kependudukan harus memenuhi syarat minimal sudah satu tahun menetap atau berdomisili di wilayah Kabupaten Kepahiang.”Data dari Disdukcapil jadi acuan kependudukan, kalau belum memiliki KTP harus menenuhi syarat satu tahun tinggal di situ (Kepahiang, red) maka masuk objek sensus,” tutur Yulian.

Ia menjelaskan, sensus penduduk dilaksanakan dua tahap oleh BPS. Pertama sensus online tanggal 15 Februari sampai dengan 15 Maret 2020 dengan mengakses website sensus dari BPS.

Kemudian, mengisi pertanyaan-pertanyaan yang muncul dilayar komputer ataupun handphone. Lalu sensus dilanjutkan 1 hingga 31 Juli mendatang yakni sensus wawancara langsung.

Sensus bertujuan mengetahui validasi data kependuduk di Kabupaten Kepahiang, tentunya sangat penting bagi pemerintah baik pusat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang.

Sebab penentuan berbagai program sosial serta pembangunan bergantung dengan data penduduk. Sehingga penyaluran program-program sosial dapat menjangkau masyarakat sesuai dengan tujuan atau tepat sasaran.

“SP tahun 2020 merupakan sensus ke-7 dilaksanakan semenjak Indonesia merdeka dengan tujuan menyediakan data jumlah penduduk, penyebaran, komposisi, dan karakteristik penduduk Indonesia. Data dihasilkan dari sensus penduduk nantinya, bisa mengatahui data penduduk tersebut, seperti jumlah, penyebaran, komposisi dan karakteristik penduduk,” jelas Yulian. (320)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*