Senin Ini, Objek Wisata Kaur Dibuka

Airullah/BE
TUTUP: Suasa pantai danau Gembar yang sepi dan diportal guna mencegah wisatawan. Juga tampak berapa warga yang berhasil menerobos objek wisata pantai Linau, Minggu (16/5).

BINTUHAN,BE – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Kaur mulai dibuka dan tak ada lagi penyekatan untuk pengunjung terhitung hari ini, Senin (17/5). Dengan demikian dalam suasana lebaran H+5 ini anda bisa santai bersama keluarga dengan suasana wisata dan tentunya pengunjung tidak terlalu padat. Salah satunya objek wisata Danau Kembar di Desa Tanjung Agung Kecamatan Maje.

Pernyataan mulai dibukanya objek wisata ini disampaikan Kades Tanjung Agung Kecamatan Maje Ahmad Supardi. Dikatakannya objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bintang Muda itu mulai beroprasi pada 17 Mei atau hari ini. Kemarin, Minggu (16/5), sudah dilakukan berbagai kesiapan untuk kembali membuka objek wisata tersebut.

“Ya tanggal 17 Mei kita buka kembali, kepada pengunjung kami minta patuhi protokol kesehatan,” kata Kades.

Persiapan itu mulai dari lokasi cuci tangan pakai sabun dan kebutuhan lain untuk menerapkan prokes dan 3M. selain itu juga pengunjug diminta menggunakan masker dan mematuhi prokes sesuai dengan yang dianjurkan oleh petugas. Pihaknya juga akan memantau pengunjung yang datang ke objek wisata. Beberapa fasilitas mulai dari bebek bebekan hingga perahu rakit juga akan kembali diaktifkan di lokasi objek wisata yang memadukan danau dan pinggiran pantai itu.

“Nanti kita tempatkan beberapa petugas dari BUMDes Bintang Muda memantau terkait dengan prokes dan juga mewajibkan pengunjung menggunakan masker,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan pengelola objek wisata lain Matahirin pengelola Harin Surf Camp di Pantai Pengubayan Desa Pengubayan Kecamatan Kaur Selatan. Dia menegaskan objek wisata yang berada di Kecamatan Kaur Selatan itu juga dipastikan akan dibuka untuk umum dan mulai melayani pemesanan kamar dan objek wisatanya dibuka untuk umum pada hari ini.

“Kita mulai buka, saya sudah melakukan berbagai persiapan,” ungkapnya.

Terobos Larangan Satgas

Meski sudah dilakukan pemasangan garis polisi di beberapa objek wisata, namun kenyataannya di lapangan masih banyak pewisata yang menerobos larangan satgas Covid-19 dan masuk kelokasi objek wisata. Sejumlah objek wisata yang diterobos pewisata itu Pantai Laguna dan Pantai Kayangan yang berada di Kecamatan Nasal. Para pewisata masuk kepantai Laguna melalui jalur Pantai Kayangan dengan cara berjalan kaki dan masuk melalui pinggir pantai.

Objek wisata lain yakni pantai Linau Kecamatan Maje, pewisata masuk dari skeitaran perkampungan penduduk dan memarkir kendaraan jauh dari lokasi dan mereka rela berjalan kaki di sepanjang talud hanya untuk menikmati angin laut sepoi-sepoi seraya memandang dermaga dari kejauhan. Suasana yang sama juga terjadi di Pantai Sekunyit Kecamatan kaur Selatan. Para pewisata masuk melalui jalur pelabuhan nelayan dan berjalan kaki sehingga sulit untuk dilakukan pecegahan.

“Kami berhasil masuk ke laguna motor diparkir di Pantai Kayangan dan kita jalan kaki, kalau pintu utamanya memang ditutup,” ujar Juli (38) warga Kota Seluma.

Adanya penerobosan sejumlah objek wisata ini dibenarkan Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Kaur Ujang Syafiri SPd. Dikatakannya banyaknya objek wisata di Kabupaten Kaur tentu menyulitkan satgas dalam menyampaikan larangan atau imbauan kepada pewisata. Namun berkat bantuan dari relawan Covid-19 tingkat desa hal ini dapat sedikit teratasi.

“Memang masih banyak yang menerobos, namun kita ingatkan untuk tidak berkelompok-kelompok dan juga bila ada kerumunan untuk membubarkan diri,” tandasnya.(618)