Seni Budaya Hiasi Pemilu 2019

MEDI/Bengkulu Ekspress = Komisioner KPU dan masyarakat saat mengikuti tari Barong landong, kemarin.
MEDI/Bengkulu Ekspress = Komisioner KPU dan masyarakat saat mengikuti tari Barong landong, kemarin.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu melakukan pagelaran seni budaya serentak se-Indonesia, dalam menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, di lapangan view Tower, kemarin (21/4). Dalam proses Pemilu nantinya seluruh partai politik (Parpol) wajib melibatkan unsur-unsur seni budaya lokal, sehingga pesta demokrasi bisa berlangsung dengan meriah.

” Kali ini sangat unik, KPU RI memerintahkan KPUD seluruh Indonesia, sebagai penyelenggara harus mengangkat budaya dan tradisi lokal dalam melakukan sosialisasi,” kata Ketua KPU kota, Darlinsyah SPd MSi.

Kegiatan yang dihadiri seluruh perwakilan Parpol, eksekutif, legislatif dan yudikatif ini menyajikan berbagai hiburan, seperti tari kreasi seni, tari ikan-ikan, barong landong, luka gile yang merupakan kesenian milik asli Bengkulu. Hiburan ini sangat diharapkan dapat memberikan semangat dan gelora yang luar biasa baik bagi Parpol, maupun masyarakat dalam menyongsong 1 tahun pemilu 2019.

” Kedepan kami minta 14 Parpol yang menjadi peserta pemilu untuk melibatkan seluruh kegiatan kesenian di Kota Bengkulu. Jadi bukan hanya KPU saja, dan kita sangat mengharapkan agar menjadi komitmen bersama,” ungkap Darlinsyah.

Disamping itu, ia juga menginggatkan pada bulan Juli 2018 setelah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot), akan dilakukan proses pencalonan legislatif. Diketahui, saat ini seluruh parpol sedang melakukan seleksi terhadap para kader-kader yang ikut bertarung.

” Ketika calegnya bagus, dan prosesnya kami lakukan dengan baik, maka nanti akan menghasilkan kepemimpinan yang dapat mengangkat harkat derajat dan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu. Kami ucapkan selamat bertarung kepada Parpol yang menjadi peserta pemilu,” terangnya.

Sekretaris KPU Kota, Zahyochi SH MH dalam sambutannya menambahkan bahwa tujuannya agar melalui seni budaya ini dapat mempererat kedekatan parpol maupun pihak penyelenggara dengan masyarakat. Kemudian, melalui seni juga dapat mengumpulkan tokoh agama, dan masyarakat dalam menyambut pemilu 2019.

” Kita juga memperkenalkan maskot baru kita untuk pemilu, yang diberi nama sisura (Surat Suara). Jadi bentuknya ada surat suara yang memegang paku yang memiliki makna ajakan untuk memilih,” tambahnya. (805)