Semua Harta Hangus Hanya Tinggal Baju Dibadan

Korban Kebakaran di Jalan Musium – Jembatan Kecil

Kebakaran Jumat lalu (30/11) yang menghanguskan 2 rumah menyisakan duka mendalam bagi ke-2 korban, terutama bagi H Muchtar Saleh, karena semua hartanya habis dilalap si jago merah dan hanya menyisakan baju yang ada di badannya. Bagaimana keadaan keluarga Pak Muchtar pasca kejadian tersebut, berikut laporannya.

Ari Apriko Kota Bengkulu

“Tidak ada yang tersisa sedikitpun nak, hanya baju yang ada di badan yang tersisa, semuanya hangus terbakar,” ungkap Muchtar masih dengan sedih namun tetap tegar. Menurut Muchtar, saat kejadian berlangsung Ia baru saja balik dari menjemput cucunya dari sekolah sekitar 15 menit istirahat di ruang tamu, kemudian ia hendak mengambila air minum di belakang.
Rumah bagian belakang berlantai dua, saat ia mengambil air minum ia melihat api berasal dari plapon lantai dua rumahnya, kemudian ia memanggil beberapa orang yang sedang bekerja disamping rumahnya untuk membantu memadamkan api, namun karena hanya meggunakan alat manual yaitu dengan menyiram dengan ember serta lokasi asal api yang berasal dari plapon sehingga sulit untuk dipadamkan ditambah cepatnya api merambat karena plapon terbuat dari bahan yang mudah terbakar sehingga tidak bisa dipadamkan lagi, dan muchtar langsung menyelamatkan keluarganya. “Tidak sampai setengah jam, api sudah menghanguskan semuanya,” kata Muchtar
Menurutnya dugaan api berasal akibat arus pendek (korsleting listrik) itu selain api yang pertama ia lihat dari plapon, jarak dari titik api ke dapur rumahnya sekitar sepuluh meter.
Sementara, malam pasca kejadian, Muchtar menginap di rumah adiknya dan siangnya ia mendatangi rumahnya yang terbakar karena banyak keluarga maupun rekannya yang datang berkunjung bahkan rekannya dari Bengkulu Selatan pun datang. Selain barang-barang yang memang ada di rumahnya, barang-barang anaknya yang rencana akan pindah ke daerah Sumatra Selatan juga ikut hangus. Barang-barang anaknya tersebut dititpkan di rumahnya karena anaknya belum mendapatkan rumah baru di daerah Sumatra Selatan. Saat kejadian, anaknya tersebut sedang tugas ke Kalimantan, namun saat ini anaknya tersebut sudah di Bengkulu karena mengdapat kabar kejadian tersebut. (**)