Sembilan Rumah Ludes Terbakar

RIZKI/IST/Bengkulu Ekspress Apir terus membesar melalap sejumlah rumah warga RT 4 Kelurahan Jitra, tadi malam. Tampak rumah yang ludes terbakar.
RIZKI/IST/Bengkulu Ekspress Apir terus membesar melalap sejumlah rumah warga RT 4 Kelurahan Jitra, tadi malam. Tampak rumah yang ludes terbakar.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kebakaran hebat terjadi RT 4 Kelurahan Jitra, tepatnya di belakangan kantor Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu sekitar pukul 19.00 WIB, tadi malam (10/1).

Setidaknya ada 9 unit rumah warga yang ludes dilalap si jago merah tersebut.

Adapun nama-nama pemilik rumah yang terbakar tersebut, diantaranya adalah Syamsudin (alm), Rospial Chan, Sudarto, Abdul Azib (70), Nasdir (alm).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rumah.
Menyadari terjadinya kebakaran, warga setempat berhamburan dan berusaha memadam api menggunakan peralatan seadanya sembari mengangkut barang-barang yang ada di dalam rumah.

“Sekitar habis Isya baru mulai teriak-teriak, kami langsung bantu keluarkan barang dan memadamkan api pakai ember,” aku Irfan, salah satu warga setempat kepada Bengkulu Ekspress, malam tadi.

Sayangnya, tim PBK baru tiba di lokasi sekitar 30 menit kemudian, dan langsung menurunkan sebanyak 56 personel dan 14 unit armada dari 9 pos pemadam kebakaran.

Kepala Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu, Saiful Apandi menjelaskan, pihaknya kesulitan memadamkan api yang terus membesar setiap saat. Hal ini dikarenakan jarak antar rumah berbatas 1 tembok sehingga api menyambar cepat melalui atap.

“Kita membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menjinakkan api karena menyambar cepat,” kata Saiful.

Karena kondisi rumah utama tak bisa lagi diamankan, akhirnya ia mengambil keputusan untuk memutuskan lajur api terlebih dahulu. Dan baru menyelesaikan rumah pertama yang awal terjadinya kebakaran ini.

“Memang yang membuat lama kapasitas air kita tak cukup untuk satu kali padam. Ditambah lagi kondisi jalan yang macet dan banyaknya warga yang memadati TKP. Tapi kita sudah langsung memutuskan rentang api agar tidak menyambar ke depan, kiri, kanan dan belakang rumah lagi,” ungkapnya.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya kebakaran ini. Karena setelah api padam 100 persen, pihaknya bersama kepolisian akan mencoba menelusuri penyebab kebakaran tersebut.

Pantauan Bengkulu Ekspress, hingga pukul 22.00 WIB tadi malam, api belum sepenuhnya bisa dipadamkan, asap masih terlihat mengebul dari beberapa rumah. Puluhan mobil pemadam kebakaran dibantu sejumlah mobil water canon Polres Bengkulu masih berusaha memadamkan api.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara yang dilakukan Polres Bengkulu, kebakaran diduga disebabkan dari sisa pembakaran sampah di satu rumah warga. Api cepat membesar karena angin cukup kencang.

“Dugaan sementara ada warga yang membakar sampah, kemudian api dari sampah tersebut menyambar rumah warga lainnya. Karena angin cukup kencang api cepat merembet ke rumah lain, ” jelas Kapolres Bengkulu, AKBP Ady Savart Penataran Simanjuntak SH SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Djohan Andika SE SIK.(805/167)