Semarak Ramadhan Tekan Masalah Sosial

1 FOTO ABENGKULU, BE – Kegiatan Semarak Ramadhan yang dilaksanakan Harian Bengkulu Ekspress bekerja sama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dan Korem 041 Gamas diyakini dapat menekan permasalah sosial yang saat ini menimpa generasi muda. Ini disampaikan Danrem 041 Gamas Kolonel Inf Teguh Pambudi yang melalui Kasilog Korem 041 Gamas Letkol Inf Sudarsono saat pembukkan Semarak Ramadhan di Masjid Al Faruq Komplek IAIN Bengkulu, kemarin (17/7).
“Saya yakin dapat menekan permasalah sosial yang saat ini sedang kita hadapi,” terang Letkol Inf Sudarsono.
Pembukaan acara Semarak Ramadhan ini juga dihadiri Sekprov Drs Asnawi A Lamat, Rektor IAIN Dr H Sirajuddin M, MAg, GM Bengkulu Ekspress Sukatno SPd, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Yuwono dan tamu undangan lain. Kegiatan dikemas dalam acara buka puasa bersama.
Menurut Kasilog, permasalahan sosial yang saat ini menimpa generasi muda seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Dengan adanya pengetahuan agama yang lebih dari kegiatan ini, para peserta bisa menekan permasalahan sosial tesebut. Ia juga mengatakan kegiatan ini selain untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan juga juga akan membentuk keperibadian peserta yang islami dan berakhlak mulia serta dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme sesuai dengan pancasila dan UUD 1945.
Sementara itu Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekda Provinsi Bengkulu Asnawi A Alamat mengatakan dengan adanya kegiatan Semarak Ramadhan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara warga IAIN dan luar IAIN. Karena peserta kegiatan ini berasal dari mahasiswa dan pelajar yang ada di Kota Bengkulu. Setelah kegiatan ini Sekda berharap kepada peserta agar menularkan ilmunya dan tujuan menekan permasalah sosial bisa tercapai.
“Dengan menularkan ilmu yang didapat dari kegiatan ini berarti kita menunjukkan kita berhasil dalam menjalani kegiatan ini.” ungkap Asnawi.
Selanjutnya ia mengatakan dengan adanya kegiatan ini bisa dijadikan benteng generasi muda dalam menghadapi globalisasi yang saat ini terjadi. “Dengan banyak belajar dan berkomunikasi dengan orang adalah satu satu cara kita untuk membangun benteng dari dampak negatif globalisasi,” tambah Asnawi.
Senada diungkapkan Rektor IAIN Dr H Sirajuddin M, MAg. Ia  mengatakan dengan kegiatan ini dapat membekali generasi muda untuk lebih memahami hak dan keajibannya sebagai ummat Islam dan sebagai warga negara yang baik. Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan tahun ini terjadi perubahan silabus pada kegiatan pesantren kilat. Sebab ada materi tentang penyalahgunaan narkoba dalam silabus.
“Besarnya dampak yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, sehingga perlunya sinergitas dalam pemberantasannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 40 orang yang berasal dari pelajar yang ada di Kota Bengkulu dan mahasiswa IAIN Bengkulu. Kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 28 Juli nanti.(251)