Seluruh Warem Bakal Dibongkar

Foto : IST

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemerintah Kota Bengkulu akan kembali menertibkan seluruh tempat yang berpotensi perbuatan maksiat seperti warung remang-remang (warem) dan panti pijat. Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM meminta Satpol PP untuk melakukan pemetaan ulang terkait keberadaan warem tersebut dan segera melakukan eksekusi.

“Kita sudah arahkan Satpol PP untuk warem yang masih menjual tuak dan dugem malam-malam, akan kita bersihkan,” ujar Dedy, kemarin (20/1).

Seluruh warem akan didatangi Satpol PP untuk menegur keras agar tidak lagi menyalahi aturan. Namun teguran ini hanya perlu dilakukan satu kali saja, dan jika dalam tempo waktu tertentu maka tidak ada lagi teguran kedua, melainkan langsung dieksekusi jika bangunan itu terbukti ilegal maka dibongkar, dan jika tempat usaha itu resmi tapi disalahgunakan maka izin usaha dicabut dan tempat itu disegel. “Sesegera mungkin kita bongkar, kalau tidak mau mendengar arahan, kita bongkar,” tegasnya.

Menurutnya, tidak akan toleransi lagi untuk oknum masyarakat yang melakukan perbuatan maksiat. Ia mencontohkan seperti kasus pembongkaran paksa di Terminal Sungai Hitam beberapa waktu lalu. Dimana, pemkot langsung menurunkan alat berat berupa ekskavator dan dalam hitungan menit seluruh warem itu diratakan dengan tanah.

Aksi pembongkaran tersebut bukan tanpa alasan, karena sebelumnya pemilik warem tersebut sudah diperingatkan puluhan kali, dan sudah dilakukan razia dan penyitaan barang bukti, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil signifikan karena warem tersebut tetap beroperasi tanpa mempedulikan imbauan Pemkot. “Kita akan terus melakukan penertiban, kita harus tutup tempat-tempat maksiat untuk menurunkan kriminalitas dan kemaksiatan. Karena tidak sesuai dengan program Bengkulu religius, apalagi saat ini sudah dilaunching kota hadits,” pungkasnya. (805)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*