Seluruh TPS Diawasi Ketat

Benteng
IST/Bengkulu Ekspress Pengawas TPS se-Kabupaten Benteng usai dilantik oleh Panwaslu Kabupaten Benteng, kemarin.

 117 Pengawas Dilantik

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat di setiap tempat pemungutan suara (TPS) se-Kabupaten Benteng.

Pihaknya pun telah merekrut sebanyak 117 orang pengawas TPS dan langsung melakukan pelantikan di Hotel Puncak Tahura, Kecamatan Pondok Kelapa, Senin (23/1) kemarin.

“Kita sudah membentuk pengawas TPS dan melakukan pelantikan hari ini (kemarin,red). Pengawas TPS inilah yang nantinya akan menjadi perpanjangan tangan kami dalam melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) Bupati dan Wakil Bupati nanti,” jelas Ketua Panwaslu Kabupaten Benteng, Haidir SP, kemarin.

Menurut Haidir, perekrutan pengawas TPS hanya dilakukan terhadap desa yang memiliki lebih dari 1 TPS. Pasalnya, jika satu desa tersebut hanya memiliki satu TPS, maka pihaknya hanya akan memberdayakan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) yang telah direkrut sebelumnya.

“Selain pengawas TPS, kita juga akan memberdayakan PPL yang memang telah kita bentuk,” tambahnya.
Memberikan pemahaman kepada pengawas TPS dan PPL, pihaknya juga telah memberikan bimbingan teknik (bimtek) kepada mereka pada Senin sore kemari.

Melalui kesempatan tersebut, PPL dan pengawas TPS memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang besar dalam mengantisipasi timbulnya pelanggaran yang akan berujung konflik atau sengketa dikemudian hari.

“Bimtek sengaja kita lakukan agar para pengawas TPS melakukan pengawasan maksimal. Dimulai dari pembagian surat pemberitahuan memilih (formulir C6) hingga persiapan pungut hitung (puting) surat suara (susu).

“Sesuai dengan aturan, pengawas TPS akan diberikan tugas sejak H-23 pencoblosan hingga H+7 pencoblosan (1 bulan). Mereka akan diberikan hak berupa honor sebesar Rp 500 ribu,” pungkas Haidir.(135)