Seluma Mencekam, Bundra Diamankan

Polisi Menunjukkan Barang Bukti Yang di Gunakan Pendemo Seluma (2)TAIS, BE – Plt Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH sejak situasi di Kabupaten Seluma memanas, hingga kemarin tak pernah nongol. Terhitung sejak sehari sebelum tahun baru, Bundra tak muncul ke kantor Pemkab Seluma maupun berbagai acara dan kegiatan Pemkab Seluma. Bahkan zikir akbar menyambut Tahun Baru 2013 di Masjid Raya Baitul Falihiin Tais yang sudah dijadwalkan Bundra yang membuka acara, malah Bundra tak hadir. Usut punya usut, Bundra Jaya sedang disembunyikan alias diamankan.

Pantauan BE, sejak beberapa hari terakhir, ruang kerja Plt Bupati di sekretariat Pemkab Seluma terkunci kokoh dengan 2 unit gembok. Bukan hanya Bundra Jaya yang tak ada di kantor itu, tapi sejumlah staf dan pegawainya pun tak terlihat masuk kantor. Kondisi tersebut, lantas menimbulkan berbagai spekulasi, jika orang nomor satu di Seluma saat ini tersebut seperti bukan tak tak ngongol karena ada tugas luar yang tak bisa ditinggalkan. Melainkan sengaja disembunyikan oleh pihak tertentu.

Salah seorang famili Bundra Jaya, MI mengakui perihal Plt Bupati tersebut tengah di sembunyikan. Katanya, dirinya tahu hal tersebut karena sejak beberapa hari lalu kebetulan ingin mengundang Bundra ke rumahnya, tapi kemudian tak diizinkan oleh aparat. Dengan alasan, bahwa Bundra sedang dalam pengawalan yang ekstra untuk menghindari marabahaya karena situasi di Seluma dinilai tengah mencekam.

Terkait keberadaan Bundra Jaya, Kabag Humas Protokol Pemkab Seluma, Mulyadi SSos MM ketika dikonfirmasi mengaku dirinya belum tahu di mana atasannya itu berada. Dikatakannya, sejak beberapa hari belakangan, dirinya kebetulan belum pernah bertemu dengan Plt Bupati. Katanya, dirinya belum tahu tersebut karena kebetulan ia sebagai Kabag Humas Protokol sedang dalam keadaan sakit.

”Saya kebetulan sedang sakit. Sudah sejak beberapa hari lalu saya sakit. Jadi kebetulan belum bertemu dengan Pak Plt Bupati,” kata Mulyadi.

Kapolres Seluma AKBP PL Gaol SIK ketika dikonfirmasi mengenai perihal tersebut, menegaskan bahwa tidak benar dilakukan penyembunyian terhadap Plt Bupati Seluma. Ditegaskannya, pihaknya sudah mendapatkan informasi keberadaan Bundra Jaya bahwa Bundra sedang melakukan tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan. ”Tidak ada yang menyembunyikan. Beliau sedang ada tugas yang harus dikerjakan, baik itu tugas dinas maupun kegiatan keluarga,” katanya.

400 Polisi Siaga

Pasca demo yang berakhir rusuh Kamis lalu (3/1), jumlah personel kepolisian ditambah untuk mengamankan situasi. Setidaknya 400 polisi kini bersiaga mengamankan di seputaran Kantor Bupati dan DPRD Seluma. Pasalnya, informasi yang berbedar aksi demo masih akan terus berlanjut. Apalagi dalam waktu dekat santer kabar akan ada demo tandingan yang mendukung proses pelantikan bupati definitif. “Kita mendapatkan bantuan dari Polda dan Polres Bengkulu untuk mengamankan situasi,” kata Kapolres Seluma AKPB PL Gaol SIK.

Ia pun mengaku belum mendapatkan kepastian resmi terkait demo tandingan. Pasalnya izin serta pemberitahuan akan ada demo tersebut belum ada. Pun begitu, pihaknya tidak mentolelir setiap tindakan dan upaya mengacaukan keamanan.”Setiap demo harus mengantongi izin. Kita akan tindak tegas para pembuat onar,” tandasnya.

39 Kaca Jendela Pecah

Sementara itu kondisi gedung DPRD Seluma mengalami kerusakan yang cukup berarti. Dari pengamatan koran ini didapati 39 kaca jendela yang pecah akibat lemparan batu. Sejumlah staf Setwan pun terpaksa bermalam di kantor lantaran suasana yang sempat mencekam.

“Kami terpaksa bermalam di gedung dewan. Pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB baru bisa pulang. Kami khawatir jika akan membakar gedung dewan ini,” ujar Humas Setwan Seluma, Novi Kurniawan SIP

Situasi gedung dewan juga sepi. Banyak yang memilih tidak masuk kantor lantaran khawatir dengan aksi demo lanjutan. Hanya beberapa karyawan saja yang terlihat. Sebagian hanya datang untuk membersihkan ruangan yang berantakan.(333/444)