Seleksi Paskibraka Dipastikan Profesional

Budi/Bengkulu Ekspress Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Mukomuko,bersama tim ketika melakukan seleksi paskibraka di sekolah.

MUKOMUKO,Bengkulu Ekspress – Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Mukomuko Apriansyah ST MT didampingi Kabid Kepemudaan dan Olahraga Sutrisna Imam Santosa SH menegaskan, seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang saat ini tengah berjalan dipastikan dilakukan secara profesional, serta tidak ada kata kompromi atau kecurangan lainnya.

“Tidak ada namanya kompromi dan lainnya. Siapapun calon pesertanya yang dinilai memenuhi persyaratan sesuai aturan yang ada. Maka pelajar yang bersangkutanlah yang dilanjutkan untuk diseleksi ditingkat kabupaten,” tegasnya.

Menurutnya, seleksi terhadap calon anggota Paskibraka tahun 2019 ini, yang langsung mendatangi SMA yang ada di Mukomuko. Banyak calon peserta yang menangis, dikarenakan tidak lolos. Begitu juga ada oknum kepala sekolah melobi beberapa orang siswanya yang tidak lolos karena tingginya kurang 1 centimeter, agar dapat diloloskan dan masuk dalam data seleksi tingkat kabupaten.

Namun berbagai cara yang dilakukan oleh siswa maupun guru dan juga kepala sekolah itu tidak membuat tim seleksi terpancing. Tim seleksi tetap pada pendirianya bagi yang tidak memenuhi syarat maka tidak lolos.
Sebaliknya peserta seleksi yang memenuhi syarat pasti diloloskan hingga tahapan seleksi tingkat kabupaten.
Sejak 2 hari lalu, tim seleksi Paskibraka dari Disparpora dan wartawan yang tergabung dalam PWI Kabupaten Mukomuko, serta dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) mendatangi langsung ke semua sekolah tingkat SMA sederajat yang ada di saerah ini.



”Kedatangan kami yaitu melakukan tahapan seleksi awal dengan mengukur ketinggian badan calon anggota paskibraka yang diusulkan oleh sekolah. Untuk laki-laki, sudah ditentukan minimalnya 170 Centimeter dan untuk perempuan 160 Centimeter. Kurang dari itu, kami nyatakan tidak lolos,” bebernya.

Selain itu, tim juga dalam proses seleksi tersebut tidak mengenal status anak baik itu anak pejabat maupun lainnya. “Tahun ini,seleksi dilakukan secara ketat,terbuka dan tidak kenal kompromi.Yang memenuhi syarat, tetap kita loloskan dan yang tidak tetap tidak kita loloskan,” katanya. Apriansyah menambahkan,seleksi ditingkat sekolah berakhir Kamis (11/4). Data nama peserta yang lolos seleksi tahap pertama, akan dibawa ke kabupaten.

Setelah itu, calon anggota yang dinyatakan lolos tersebut bakal menjalani seleksi kesehatan, kecakapan dan lainnya.Dalam seleksi akhir, timnya tidak hanya dari Disparpora, PWI serta PPI. Termasuk TNI, Polri, Dinkes dan pihak terakit lainnya sebagai tim akan melakukan seleksi.“Tahapan demi tahapan seleksi calon anggota Paskibraka tahun 2019 untuk tingkat kabupaten dan provinsi berjalan transparan, profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjutnya.(900)