Seleksi CPNS Wajib Transparan

Panitia Dilarang Tutupi Informasi

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Kabupaten/kota telah mengumumkan secara resmi formasi perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018. Setidaknya ada 2.650 CPNS yang akan diperebutkan oleh calon pelamar. Terdiri dari tenaga guru 1.493 orang, tenaga kesehatan 746 orang, teknis 392 orang dan honorer K2 sebanyak 19 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA menegaskan, perekrutan CPNS itu wajib digelar secara transparan. Baik itu secara teknis yang wajib diketahui oleh masyarakat umum, maupun syarat-syarat penting lainnya. Sehingga tidak ada celah lagi, proses perekrutan CPNS itu tidak berjalan secara transparan.

“Poin utama itu transparan. Jadi tidak boleh ada yang ditutup-tutupi soal CPNS,” tegas Rohidin, kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (19/9).

Rohidin menegaskan, jika ada oknum pejabat yang sengaja menutup-nutupi informasi CPNS yang itu wajib diterima publik, maka hal tersebut bisa dilaporkan dengan pimpinannya. Karena informasi CPNS itu merupakan informasi yang ditunggu oleh masyarakat. “Kalau ada yang ditutupi silahkan laporkan saja,” tuturnya.

Dijelaskannya, tes CPNS tahun ini tidak ada celah lagi untuk barmain curang. Sebab, tesnya sudah menggunakan sistem computer assisted test (CAT) oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Artinya dalam tes itu, semua peserta CPNS wajib menguji mengetahuannya menggunakan komputer berbasis online. Nantinya ketika soal-soal telah dijawab, maka akan bisa diketahui nilai yang didapat secara langsung. “Apalagi yang bisa diintervensi, tidak ada. Jadi lulus atau tidak itu tergantung diri sendiri,” tegasnya.

Untuk itu, menurut Rohidin bagi semua calon pelamar, tidak ada kata lain selain belajar. Baik itu belajar mengisi soal-soal tes CPNS, maupun bimbingan-bimbingan. Sebab, nilai yang didapat itu akan menentukan, layak atau tidak menjadi CPNS. “Saran saya belajar. Nilai itulah yang bisa menentukan kita,” tegasnya.



Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi mengatakan, terkait kekurangan kompter di UPT BKN Provinsi Bengkulu, pihak BKN akan melakukan penambahaan unit komputer itu. Setidaknya ada sekitar 400 unit hingga 500 unit komputer akan ditambah. Hal itu sesuai dengan usulan UPT BKN Bengkulu. “Yang kurang akan ditambah. Mudah-mudahaan dalam waktu dekat sudah ditambah,” ujar Diah.

Dengan ada penambahaan itu, maka tes CPNS dengan sistem CAT tidak perlu harus menggandeng universitas. Sehingga peserta CPNS bisa lebih kondusif untuk mengisi soal-soal yang ada di komputer secara online itu.
“Ya cukup di UPT BKN saja,” terangnya.

Secara teknis menurut Diah, pihaknya belum menerima petujuk lebih lanjut dari KemenPAN-RB. Ketikapun ada perubahaan tentu akan diinformasi kepada masyarakakat. Sesuai dengan jadwal, proses pendaftaran dimulai selama 15 hari dari tanggal 26 Oktober sampai dengan 9 November melalui portal resmi BKN, http://sscn.bkn.go.id. “Petujuk lebih lanjut nanti kita informasikan lagi. Yang terpenting saat ini, silahkan calon pelamar memahami alur pendaftaran dan menyiapkan semua berkas pendaftaran. Sehingga waktu pendaftaran nanti sudah siap,” tandas Diah.

Alokasi CPNS Kota Di 10 OPD

Sementara itu, pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kota, telah mengeluarkan pengumuman resmi terkait penempatan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).  Dari 245 formasi yang adanya, akan ditempatkan di 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang akan diposisikan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan.

” Penempatan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 219 Tahun 2019 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2018,” kata Kepala BKPP kota, Drs Bujang Hr, kemarin (19/9).

Adapun unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi tersebut yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Komunikasi, Informastika dan Persandian (Kominfo), Dinas Pangan dan Pertanian (Distan), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkulu. Untuk formasi tenaga guru mencapai 114 orang, tenaga kesehatan sebanyak 89 orang, dan tenaga teknis 42 orang.

“Ini baru pengumuman untuk penempatan, Insyallah hari ini selain kita umumkan dimedia massa baik cetak maupun elektronik, kita juga menempelkan pengumuman ini di Kantor BKPP, agar masyarakat bisa melihat dengan jelas,” tukasnya.

Menurut Bujang, para pelamar masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan dan pihaknya berharap agar masyarakat/pelamar dapat mencermati dan memahami seluruh petunjuk atau persyaratan yang sudah diumumkan tersebut.

Karena, jika berkas lamaran yang tidak atau kurang lengkap atau tidak memenuhi persyaratan, maka secara otomatis dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi (TMS) dan panitia tidak menerima susulan kelengkapan berkas. Selain itu, bagi pelamar yang tidak mengikuti tata cara dan persyaratan yang telah ditentukan dengan baik maka dinyatakan gugur.



Tak hanya itu, di dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan ketentuan lain seperti tidak melayani tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai CPNS dari oknum-oknum yang mengatasnamakan Tim Pelaksana Seleksi CPNS Pemerintah Kota Bengkulu.

Dan apabila diketahui dan dapat dibuktikan bahwa kelulusannya karena kecurangan/pelanggaran maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya. ” Kita harap pengumuman ini harus dipahami betul dan lakukan persiapan matang sampai akhirnya nanti masa pendaftaran dibuka. Dan usahakanlah kelulusan peserta merupakan hasil prestasi kita sendiri,” pungkasnya. (805/151)