Selamat Jalan Brigpol Berry …

Winda: Suami Saya Gugur dalam Husnul Khatimah

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Almarhum Berry Permana Putra mendapatkan penghargaan naik pangkat luar biasa anumerta dari Briptu naik menjadi Brigpol Luar Biasa Anumerta dari Kapolri Jendral Tito Karnivian yang disampaikan langsung oleh Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum.

Sementara itu, Kadem Sat Brimob Polda Papua, Kompol Arief Doddy Suryawan SIK mengatakan, alm Berry merupakan salah satu anggota Brimob terbaik yang dimiliki Polda Papua dan pihaknya sangat kehilangan dengan gugurnya Almarhum Berry di medan perang saat terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Sabinus Waker di daerah Jembatan Utikini Tembagapura.

“Memang alm Berry sejak lulus tahun 2011 sudah menjadi anggota Brimob secara Organik di Polda Papua, oleh sebab itu kita sangat kehilangan alm,” terang Doddy saat ditemui para awak media kemarin (24/10).

Ia menjelaskan, memang saat itu alm Berry bersama anggota Brimob lainnya berjumlah 5 orang melakukan penyisiran terhadap kelompok kriminal Bersenjata (KKB) tersebut, namun saat di suatu titik tepatnya di jembatan Utikini Tembagapura tepatnya pada hari Minggu tanggal 22 Oktober 2017 sekitar Pukul 16.00 WIT terjadilah baku tembak dan alm terkena tembakan dibagian perut yang mengenai organ vital alm Brigpol Berry. “Saat melakukan penyisiran anggota yang diturunkan sebanyak 100 personil, namun penyisiran anggota berpencar dan rombongan alm tepat diposisi dimana KKB berada yang mana jumlahnya mencapai 150 orang,” ucapnya.

Ia mengatakan, sekarang ini pihaknya sudah melakukan Pengejaran terhadap KKB tersebut dengan sasaran pelaku yang menembak almarhum Berry. “Kita sudah perintahkan untuk mengejar pelaku karena total jumlah anggota kita yang terluka mencapai 7 orang termasuk alm Berry Permana Putra,” tuturnya.

Selain itu, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum mengatakan, upacara pemakaman alm Berry diakukan secara kedinasan atau militer karena alm gugur dalam bertugas dan kenaikan pangkat dari Briptu menjadi Brigpol Luar Biasa Anumerta sebagai bentuk penghargaan karena alm Berry sudah menjalankan tugas dengan baik demi kedaulatan NKRI. “Ini kita lakukan sesuai instruksi Kapolri dan sesuai apa yang sudah dilakukan almarhum Berry Permana Putra dan Provinsi Bengkulu merupakan tempat kelahirannya,” tutupnya.

Kepulangan Jenazah almarhum Brigpol Anumerta Bery Permana Putra akhirnya tiba di Bandara Fatmawsti Soekarno Bengkulu pada Selasa (24/10) sekitar pukuk 09.30 WIB pagi yang disambut isak tangis keluarga, tetangga dan kerabat alm selama sekolah di Bengkulu.

Dalam penjemputan jenazah di bandara, seluruh pejabat utama Polda dan pejabat Korps Brimob Polda Bengkulu hadir dalam menyambut kedatangan Almarhum Berry Permana yang gugur dalam tugas mulia ini.

Bersamaan dengan jenazah Alm Berry sang istri Winda yang sedang mengandung terlihat sangat terpukul namun berupaya tetap tegar sambil memeluk foto sang suami dan tidak hentinya terlihat ia mengusap air mata sambil dirangkul Ibu Asuh Bhayangkari Polda Bengkulu.

Penyambutan jenazah almarhum Berry Permana Putra secara kedinasan militer ini dilakukan sebagai bentuk untuk menghormati jasa putra asli Bengkulu yang gugur di medan perang dalam mempertahankan kedaulatan NKRI di tanah Papua yang sejak lama sudah berkecamuk dan berkonflik.

Brigpol Anumerta Berry Permana Putra dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Balai Buntar sekitar jam 14.00 WIB, terlebih dahulu dilepas secara kedinasan atau militer oleh Kasat Brimob Polda Bengkulu, Kombes Pol Tri Yunianto dari rumah duka di kompleks Pepabri Lingkar Barat Kota Bengkulu menuju ke masjid untuk disalatkan dan menuju ke TMP Balai Buntar untuk dilaksanakan upacara pemakaman secara militer.

Upacara pemakaman almarhum Berry langsung dipimpin oleh Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Semetara itu, ratusan orang turut memadati kediaman Almarhum Brigpol Anumerta Berry Permana Putra di komplek Pepabri RT 18 kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu. Tangis keluarga serta para pelayat pecah saat jenazah masuk kedalam rumah duka termasuk Lena ibunda Alm yang lebih histeris saat peti jenazah dibuka.

Namun sang istri Winda Dewanti Gumay berusaha tegar sembari menenangkan sang ibu mertua yang tidak henti-hentinya sambil berzikir. “Mama jangan nangis ma, Winda sabar dan sudah ikhlas ma, mama juga ya mama,” kata Winda menahan tangis kemarin (24/10).

Dikesempatan itu juga, Winda mengatakan, sangat bangga pada sang suami, karena telah menyerahkan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara. “Saya bangga dengan suami seperti dia, suami saya salatnya tak pernah tinggal, saya juga ingin meninggal seperti dia dalam keadaan husnul khatimah,” jelas Winda.

Sementara itu, paman alm Berry Permana, Norman mengatakan, jika keponakanya itu sangat baik, peduli dengan keluarga, sopan, ramah dan anaknya mudah bergaul. “Kita merasa sangat kehilangan dengan sosok keponakan seperti ini dan ini bagaikan mimpi,” ucapnya kepada wartawan.

Ia menceritakan, almarhum Berry sangat royal terhadap tugasnya dan profesinya sebagai anggota Brimob Den B Timika Polda Papua.

“Almarhum Berry pernah bilang kepada saya jika enak tinggal di Papua dan bangga bisa menjadi anggota Polri,” tuturnya.
Sementara itu, menurut tetangga setempat yakni Abdullah yang mengatakan, sejak lulus menjadi anggota Brimob pada tahun 2011 lalu, korban memang langsung bertugas di Papua.

Dijelaskannya, korban sempat pulang beberapa kali ke Bengkulu dalam beberapa bulan terakhir, untuk melangsungkan pernikahannya dengan Winda, seorang gadis asal Kepahiang. Keduanya lalu menikah pada bulan Maret 2017 lalu, dan langsung boyongan ke Papua setelah melangsungkan pernikahan.

“Sempat pulang tujuh bulan lalu dan kita sangat merasa kehilangan dan masih tidak percaya dengan kejadian ini,” jelas Abdullah.
Disamping itu, Abdullah juga menjelaskan, kepribadian almarhum selama ini dikenal pendiam namun baik dengan tetangga sekitar dan sangat peduli dengan keluarganya. “Anaknya memang pendiam namun orangnya sangat baik, tapi memang tidak banyak bicara dan taat agama,” pungkasnya. Selamat jalan Brigpol Anumerta Berry Permana Putra, pengorbananmu tidak akan sia-sia. (529)