Sektor Pertanian Masih Tertekan

1BENTENG, BE – Meski tercatat sebagai kabupaten termuda di Provinsi Bengkulu, namun laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) tak tertinggal dari kabupaten lainnya.

Namun sayangnya, saat ini sektor pertanian di kabupaten Benteng dinilai masih tertekan, jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi dari sektor usaha lainnya.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Benteng, Tina Wahyufitri SSi MSi usai melakukan sosialisasi sensus ekonomi 2016 di kantor Pemda Benteng pada Kamis (26/11) kemarin.

“Jika dilihat dari konstrubusi sektor lapangan usaha (pekerjaan), potensi ekonomi Kabupaten Benteng ada di sektor pertanian, akan tetapi dilihat dari lajunya saat ini agak sedikit tertekan (lambat) jika dibandingkan dengan sektor lainnya, seperti perdagangan,” ungkap Tina.

Ia menambahan, lambannya laju ekonomi sektor pertanian ini tentu saja dipengaruhi oleh beberapa faktor penting yang belum optimal, baik itu dari infrastruktur jalan maupun industri pengolahan komoditi pertanian tersebut.

“Kalau pertaniannya dominan, seharusnya pelaku industri (perusahaan) juga mengikuti, sehingga hasil pertanian yang ada bisa langsung ditangkap (dikelola) di Kabupaten Benteng. Ini akan lebih menguntungkan karena akan berdampak kapada kenaikan harga komoditi dan penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.

Tina menjelaskan, sensus ekonomi dilakukan oleh BPS setiap 10 tahun sekali. Sedangkan ditahun 2016 ini merupakan yang pertama kalinya bagi Kabupetan Benteng. Diharapkan sensus ini dapat memberikan gambaran lengkap tentang level struktur ekonomi, karakter usaha serta daya saing bisnis di Kabupaten Benteng.

“Tujuan umum dari sensus ekonomi ini mengumpulkan dan menyajikan data dasa seluruh kegiatan ekonomi di Kabupaten Benteng. Hal ini tentu saja dapat dijadikan landasan bagi pemerintah daerah (Pemda) Benteng untuk menyusun kebijakan, perencanaan serta evaluasi pembangunan kedepan. Sebab itu, kami berharap agar seluruh pelaku usaha yang ada dapat memberikan data secara akurat,” demikian Tina.(135)