Sektor Perdagangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

pantau harga cabai

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sektor perdagangan baik besar dan eceran masih cukup menjanjikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu. Bahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menunjukkan, sektor ini pada triwulan II 2019 menyumbangkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,22 persen (yoy).

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani MA mengatakan, sektor perdagangan besar dan eceran merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu. Bahkan pada triwulan II 2019, sektor ini berhasil menyumbangkan PDRB berdasarkan harga konstan sebesar Rp 1,85 triliun. Meskipun masih rendah dibandingkan sumbangan PDRB dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar Rp 3,1 triliun. Akan tetapi kontribusi ke pertumbuhan ekonomi Bengkulu mencapai 1,22 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,01 persen (yoy).

“Sumbangannya ke PDRB memang tidak besar dibandingkan pertanian, kehutanan, dan perikanan. Tetapi kontribusi ke pertumbuhan ekonomi Bengkulu cukup besar,” kata Dyah, kemarin (12/8).

Besarnya kontribusi sektor perdagangan besar dan eceran disebabkan memiliki keunggulan daya saing. Dyah menilai, sektor ini paling tahan terhadap guncangan baik dari domestik maupun luar negeri. “Di samping itu, sektor ini juga berperan besar dalam menyerap tenaga kerja. Karenanya, kami mendorong pengembangan sektor ini agar semakin kuat,” ujar Dyah.

Mengingat besarnya peran sektor perdagangan besar dan eceran terhadap perekonomian, Dyah berharap Pemerintah dapat menciptakan strategi khusus guna mendorong dan mengembangkan sektor ini. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mendorong pengembangan UMKM melalui upaya peningkatan kapasitas. “Sektor ini kan bagian dari UMKM, kita mendorong agar pemerintah bisa melakukan pengembangan melalui peningkatan kapasitas,” harap Dyah.

Dengan melakukan peningkatan kapasitas, Ia berharap sektor ini kelak dapat semakin bertumbuh besar dan naik kelas menjadi usaha besar, ataupun bahkan pun menjadi suatu industri. Dengan begitu akan semakin besar kontribusinya kepada perekonomian di Provinsi Bengkulu. “Sekarang saja sudah berkontribusi kepada ekonomi di Bengkulu, kalau semakin besar maka kontribusinya juga akan semakin baik nantinya,” tutup Dyah. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Erdiwan SH MSi mengatakan UMKM perlu melakukan scaling up atau upaya untuk dapat naik ke level yang lebih tinggi.

“Kalau usahanya mikro, naik ke kecil, kemudian ke menengah, dan seterusnya. Jangan dari mikro kemudian terus-terusan menjadi usaha mikro. Harus bisa naik level,” kata Erdiwan.

Untuk itu, melalui sistem informasi KUMKM yang menyajikan berbagai informasi mulai dari info regulasi, pembiayaan, pelatihan, hingga pemasaran dan jaringan usaha. Ia berharap dapat membantu dan mempermudah pelaku UMKM di Bengkulu bisa melakukan penembangan dan menaikkelaskan usahanya. “Kita akan memperbaiki kualitas UMKM di Bengkulu untuk dapat berkembang dan meningkat ke level yang lebih tinggi sehingga berdampak ke ekonomi Bengkulu,” tutupnya.




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*