Sekolah Pinggiran Harus Berprestasi


HUT SMA N 8 Meriah

Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah saat menyerahkan penghargaan kepada siswa yang berprestasi pada acara HUT SMAN 8 Kota Bengkulu ke 11 tahun, kemarin (16/1).
Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah saat menyerahkan penghargaan kepada siswa yang berprestasi pada acara HUT SMAN 8 Kota Bengkulu ke 11 tahun, kemarin (16/1).

 

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA secara langsung menghadiri acara hari ulang tahun (HUT) SMAN 8 Kota Bengkulu ke-11 tahun, kemarin (16/1).

Dalam kesempatan itu, Rohidin menekankan kepada sekolah yang berada di pinggir kota untuk tetap mengedepankan prestasi. Sebab, dengan terciptanya ladang prestasi, maka sekolah pinggiran itu akan menjadi populer diantara sekolah-sekolah yang ada di tengah kota.

“Tempat itu bukan persoalan untuk menjadikan sekolah populer. Ketika sekolah itu mengedepankan prestasi, maka secara otomatis sekolah itu akan menjadi populer,” terang Rohidin dalam sambutannya.

Bukan hanya dari sisi lokasi, dari sisi fasilitas juga bukan menjadi indikator utama sekolah tersebut untuk maju dan populer. Sebab, jika fasilitas lengkap di sekolah, tapi tenaga pendidiknya tidak bisa bekerja keras untuk menjadikan anak didiknya prestasi, maka kelangkapan fasilitas juga akan dinilai mubazir.

“Waktu saya SMA, sekolah saya itu hanya berdinding papan. Tapi alhamdulilah lulusan sekolah saya itu bisa sampai diterima di universitas ternama di Indonesia. Artinya di sini fasilitas tetap dibutuhkan tapi tidak mutlak. Tinggal lagi kultur disekolahnya seperti apa,” paparnya.

Menurut Rohidin, kepala sekolah dan guru memiliki peran penting untuk memajukan sekolah. Kalau sekolah itu mau jadi populer, disamping memajukan prestasi, peran sosialisasi alumni juga penting dilakukan. Untuk mewujudkan itu semua, juga dibutuhkan kekuatan manajerial kapala sekolahnya.

“Dorongan ini penting dilakukan,” tambah Rohidin.

Disamping itu, potensi anak harus terus diasah. Peran guru memfasilitasi, agar potensi tersebut dapat disalurkan. Termasuk membuat teman pendidikan dimasing-masing sekolah juga penting untuk dibuat. Dengan adanya taman pendidikan, maka anak-anak juga akan merasa nyaman disekolah, hingga merasa sekolah itu menjadi seperti rumahnya sendiri.

“Camkan betul untuk anak-anak. Hidup itu harus berprestasi dan harus berbeda dengan yang lainnya. Sehingga prestasi itu bisa diunggulkan untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

HUT SMA N 8 Kota Bengkulu ini berjalan meriah. Selain Plt Gubernur, acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI dr Anarulita Muchtar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Provinsi Bengkulu, H Budiman SPd MPd, Kapolsek Muara Bangkahulu, Ketua Komite SMAN 8 Kota, mantan-mantan Kepala Sekolah SMAN 8 Kota dan ratusan siswa siswa SMAN 8 Kota Bengkulu.

Kepala SMA Negeri 8 Kota Bengkulu, Hazwan Hobi SPd MPd mengatakan, usia 11 tahun SMA N 8 Kota ini membuktikan bawah sekolah ini telah masuk usia dewasa. Diusia tersebut, SMAN 8 Kota sudah menciptakan lulusan lebih dari 2 ribu orang.

“Siswa kami sekarang sudah mencapai 774 orang. Walaupun sekolah pinggiran, setiap tahun yang mendaftar ke sekolah ini lebih dari 600 orang, sementara yang kita terima cuma 250 orang,” ujar Hazwan.

Hazwan dalam kesempatan itu juga meminta pemerintah untuk depat memberikan fasiltias sekolah seperti pembangunan ruang kelas baru. Sebab, saat ini sekolah tersebut dinilai masih banyak kekurangan ruang kelas.

Termasuk dalam menghadapai ujian nasional, SMA N 8 Kota juga sudah memakai sistem komputer. Namun masih banyak terkendala dengan komputer, langkahnya akan melakukan peminjaman laptop-laptop siswa untuk melakukan ujian nasional.

“Tahun lalu kami menginduk kesekolah lain, sekarang kami coba disekolah sendiri. Harapan kita bisa diperhatikan,” paparnya.

Disisi lain, dalam HUT SMA N 8 Kota ini banyak kegiatan yang dilakukan. Mulai kegiatan eksternal maupun internal. Semua kegiatan melibatkan siswa dan dikelolah oleh siswa tersebut. Berbagai turnamen juga digelar dengan melibatkan sekolah lain. Baik basket, futsal maupun dan olagraga lainnya. Puncak HUT itu dimeriahkan dengan fastival band sekolah. (151)