Sekolah Kurang Guru

BENGKULU, BE – Sejumlah sekolah di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, hingga saat ini masih kekurangan guru yang berstatus pegawai negeri sipil sebagai tenaga pendidikan. Kondisi itu ditemukan pada sekolah satu atap yakni SDN 5 di Desa Kahyapu. “Hal demikian itu mengakibatkan guru yang ada harus mengajar mata pelajaran rangkap agar siswa tidak ketinggalan pelajaran yang tidak terdapat tenaga pengajarnya,” ujar Kepala Sekolah Susanto. Dia mengatakan tenaga guru di sekolah satu atap ini terdapat 14 orang diantaranya tiga tenaga PNS dan 11 dari tenaga honor dengan imbalan jasa berasal dari bantuan dana biaya Operasional Sekolah (BOS). “Minimnya tenaga pendidik di Enggano itu disebabkan rendahnya minat tenaga guru dari PNS untuk bertugas pulau terisolir,” katanya.

Di Enggano terdapat 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang terletak di Desa Apoho, Banjar Sari, Ka’ana, Meok dan Kahyapu. Sawaluddin salah seorang guru di SDN 2 Desa Meok Kecamatan Enggano mengatakan, tenaga guru di sekolah tempatnya mengajar juga mengalami hal serupa, sehingga tidak aneh jika satu guru mengajar lebih dari dua mata pelajaran rangkap. “Kondisi pendidikan di sini (Enggano) mengalami peningkatan baik dari gedung sekolah maupun jumlah siswa cukup baik dari beberapa tahun lalu. Saat ini jumlah siswa dalam satu sekolah dasar jauh bertambah hingga mencapai puluhan orang,” katanya.(100)