Sekolah Kekurangan Sarana Pendukung

Bengkulu
KEKURANGAN: Salah satu contoh sekolah di Kabupaten Mukomuko yang kekurangan sarana dan prasarana.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Pendidikan di  Kabupaten Mukomuko masih banyak permasalahan yang menghambat proses pendidikan. Salah satunya terkait    banyak kekurangan sarana dan  prasarana.

“Sekolah – sekolah di daerah kita masih banyak ditemukan kekurangan sarana dan prasarana,” tegas Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Hermansyah MKom. Sarana dan prasarana yang kurang itu. Diantaranya, gedung sekolah beserta isinya dan peralatan-peralatan sekolah yang menunjang proses belajar mengajar. Termasuk MCK, sehingga masih banyak pelajar yang buang air kecil sembarangan. Kalaupun ada MCK di sekolah tersebut sangat terbatas dan tidak sesuai dengan jumlah pelajar  di sekolah tersebut.

“Sekolah mana saja  yang kekurangan, banyak. Untuk teknisnya diharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih selektif dan profesional. Sehingga kekurangan fasilitas di sekolah – sekolah  dapat di penuhi meskipun bertahap,” ujarnya.

Untuk mengurangi kekurangan tersebut, kata Herman, di APBD tahun 2017 ini khususuntuk fisik telah di plotkan anggarannya sekitar Rp 40 miliar. Seperti untuk kegiatan pembelian kursi dan meja, rehab,  bangun ruang belajar dan lainnya. Fasilitas yang cukup memadai sebagai  penunjang kemajuan proses belajar mengajar.

“Total anggaran untuk pendidikan mencapai 27 persen dari jumlah APBD tahun ini sebesar Rp 962 miliar lebih. Plot anggaran sebesar 27 persen itu, untuk kegiatan fisik dan kegiatan non fisik di jajaran Dinas Pendidkan dan Kebudayaan. Termasuk sebesar Rp 12 milyar untuk gaji tenaga kontrak, ” ungkapnya. (900)