Sekolah Bebas Pilih Moda PJJ

foto ist

BENGKULU, BE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu, memberikan kebebasan bagi satuan pendidikan tingkat SMA/SMK untuk memilih pola Pembelajaran Jarak Jauh pada peserta didik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Disdikbud Drs Eri Yulian Hidayat MPd melalui Kepala Bidang SMA Zahirman Aidi MTPd menuturkan, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah mulai dilaksanakan sejak tahun ajaran baru. Modifikasi apa yang tepat diterapkan disesuaikan dengan wilayahnya. Pasalnya, di Provinsi Bengkulu tidak semua wilayah mampu dilalui jaringan dengan baik dan memiliki dukungan sarana dan prasarana.

“PJJ tinggal mencari model yang bagus. Ada banyak pilihan yang ditawarkan bisa class room, zoom meeting, e-learning dan pemberian tugas. Kita tidak mengarahkan satu model untuk pelaksanaan PJJ itu. Pilihlah program yang efektif dan seefisien mungkin, ” jelasnya.

Dimasa pandemi covid-19 ini, pembelajaran tidak ditekankan dalam penuntasan kurikulum. pembelajaran darurat tetap dilaksanakan, agar para peserta didik tetap mendapatkan pendidikan.
Karena, setiap wilayah daerah memiliki topografi yang berbeda, maka pembelajaran bisa daring atau penugasan. Untuk siswa/siswi yang didukung sarana jaringan internet yang bagus bisa memanfaatkan pembelajaran sistem dalam jaringan (Daring) dan sebaliknya siswa/siswi yang tidak memiliki perangkat gedget guru harus memiliki inovasi agar peserta didik tetap bisa belajar.

“Bisa saja dengan memberikan penugasan latihan soaldan seminggu sekali siswa bisa ke sekolah menyampaikan hasil pembelajarannya untuk menyerahkan tugasnya atau juga bisa dengan sistem kurir yaitu petugas sekolah mendatangi anak-anak memberikan dan mengambil tugasnya, ” imbuhnya.

Dinas Disdikbud sudah menyebarkan Surat Edaran ke sekolah untuk mendata sekolah mana saja yang sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka di zona hijau dengan mengantongi surat izin dari gugus covid-19.
“Kita baru inventarisasi sekolah di zona hijau yang melakukan pembelajaran tatap muka, termasuk mengantongi izin dari gugus covid-19, harapanya seluruh kabupaten/kota di Bengkulu segera berubah menjadi zona hijau. Dengan begitu Bengkulu bebas dari covid-19,” harapnya mengakhiri. (247)