Sekda Panggil 2 SKPD

KEPAHIANG, BE- Kepsek SD Negeri 14 di Desa Weskust Kepahiang, Rosmiati SPdI, yang dituntut mundur oleh dewan guru, komite sekolah dan Kades setempat menjadi fokus pembahasan dalam hearing antara DPRD Kepahiang dengan Sekda, BKD, kemarin. Sekda Kepahiang Drs H Hazairin A Kader MM menegaskan akan menindaklanjutinya segera dengan memanggil SKPD terkait, yakni Dikpora serta BKD untuk menyelesaikannya. “Kita akan segera memanggil SKPD terkait dan juga pihak BKD untuk meminta kejelasan mengenai permasalahan ini,” terang Sekda.

Sekda mengakui jika dalam proses mutasi kepala sekolah SDN 14 sudah sesuai dengan prosedur. Bahkan terdapat 2 Surat Keputuan (SK) dalam penetapan kepala sekolah SDN 14 ini. “Sehingga untuk kejelasnnya kami akan bahas bersama BKD dan Diknas masalah ini,” terang Sekda.¬†Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kepahiang Edwar Samsi SIP MM meminta kejelasan Pemkab mengenai permasalahan ini. Karena saat ini suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 14 tidak kondusif lagi.¬†“Dari pengaduan komite sekolah dan dewan guru suasana di sekolah tersebut tidak kondusif lagi. Sehingga kami meminta agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan segera,” ujar politisi PDIP itu. Sementara Ketua Komisi II H Zainal SSOs mengkritik permalahan belum terealisasinya pemerataan tenaga guru. Padahal hal ini merupakan program kerja Pemkab di tahun 2012 ini. Hal lainnya seperti halnya penyediaan sarana kesehatan bagi masyarakat seperti halnya pustu yang dianggap saat ini kurang memiliki peran yang efektif sehingga banyak fasilitas yang tidk terawat saat ini. Menurutnya salah satu solusi yang harus dilakukan Pemkab untuk meratakan tenaga pendidik dan kesehatan adalah dengan dilakukannya efektifitas mutasi sesuai denhan kebutuhan daerah bukan dengan loyalitas. “Beberapa dinas tersebut harusnya bisa dikaji oleh pihak Baperjakat sehingga dalam pelaksanaan mutasi beberapa dinas tersebut bisa dimasukkan,” terang Zainal. (505)