Sehat, Bayi Kepala 2 Terlantar di Jakarta

Ibu bayi saat bersama ibunya (2)BENGKULU, BE – Pada Desember 2013 lalu, warga Bengkulu dihebohkan dengan lahirnya bayi berkepala dua, bernama Chelsy Pertama Sari.  Karena ketiadaan biaya, bayi tersebut dioperasi ke Jakarta dan seluruh biaya pengobatan dan perawatan bayi itu menggunakan Jaminan Kesehatan Provinsi (Jamkesprov).
Ayah Chelsy, Riko Yan Saputra mengatakan, kondisi anaknya sudah membaik. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantunya.  “Kondisi anak saya sudah membaik sejak tiga minggu yang lalu,” ujarnya.
Namun, mereka kini terlantar, karena dana untuk pulang sudah tak ada. Biaya yang diberikan oleh Pemda tempo lalu tidak cukup, karena hanya dianggarkan untuk alokasi tiga minggu.  Sementara, mereka berada di Jakarta sudah dua bulan. Dana tersebut sudah habis untuk  biaya pengobatan, biaya tinggal serta biaya konsumsi.
Ketiadaan biaya tersebut, membuat mereka tidak bisa pulang ke Bengkulu. Warga Jalan Bumi Ayu 5 No 9 RT 5 RW 1, Kelurahan Kandang, Kecamatan Selebar tersebut mengharapkan adanya bantuan dari para dermawan.  “Di sini kami berempat, saya sendiri (Riko), Istri saya Welda Sulita, Anak saya (Chelsy Permata Sari) dan Kakek Chelsy (Sudarsono),” jelasnya.
Diceritakannya, di Jakarta dia tinggal di rumah singgah. Sementara, uang sudah tak ada lagi untuk pulang.  Untuk tetap bertahan, dia mengaku, sering puasa Senin-Kamis serta berhemat.  Dia juga menjelaskan, sudah malu untuk mencari pinjaman untuk biaya pulang. “Utang saya sudah banyak, malu kalau terus-terusan berutang,” ujarnya. (cw5)