Sehari Hilang, Bocah Ditemukan Tak Bernyawa

RATU AGUNG, BE – Upaya pencarian bocah yang tenggelam sejak Minggu (4/11) di Pantai Panjang membuahkan hasil. Kemarin (5/11), sekitar pukul 15.30 WIB, tim Tagana dan Rescue berhasil menemukan Wilson (11) warga Jalan Nangka 3 RT 11/11 Kelurahan Panorama Kota Bengkulu sekitar 2 mil dari bibir pantai. Sayangnya korban tak lagi bernyawa.
“Kami mendapati korban terapung di tengah lautan dengan kondisi terlungkup dan masih dalam keadaan utuh,” terang anggota PMI Jhoni yang ikut melakukan pencarian.
Pihaknya menggunakan kapal nelayan untuk mengitari kawasan Pantai Panjang sejak pukul 08.00 WIB. Selang beberapa jam diinformasikan jika nelayan yang tengah melaut mendapati sesosok mayat terapung. Namun saat didekati kembali menghilang. Kemudian tim penyelamat yang berjumlah 5 orang langsung melakukan pencarian. Setelah 6 jam berkeliling akhirnya korban tenggelam ditemukan.
“Saat ditemukan, kami langsung berkoordinasi agar korban bisa dievakuasi,” tuturnya mengaku proses evakuasi sempat terkendala ombak besar.”Akhirnya dengan tali, jasad korban dapat ditarik ke pinggir pantai.”
Kondisi korban saat itu masih utuh dan mengenakan seragam yang dipergunakannya saat pertama kali hanyut. “Jasad korban lantas langsung dibawa ke RS M Yunus untuk divisum,” terangnya

Histeris
Di bagian lain pihak keluarga selama proses pencarian tak beranjak dari bibir Pantai Panjang. Namun tangis tiba-tiba pecah dari Jhonser Siregar (45) dan istrinya saat mendapatkan informasi jika anaknya ditemukan tak bernyawa. “Biarlah tak bernyawa lagi yang penting dapat ditemukan. Kami akan selenggarakan jenazahnya dengan layak dan kami terima apa adanya,” terang ayah korban yang terus menangisi anaknya.
Diketahui peristiwa terjadi Minggu (4/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Dua bocah tenggelam digulung ombak. Korbannya. Hanya saja, Boris selamat dari maut lantaran bisa diselamatkan nelayan yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Sedangkan Wilson tenggelam. Keduanya mandi bersama lima orang teman lainnya masing-masing Oka (10), Ahmad Rido (11), Reza Iskandar (10), Reki (11), Poltak (11) semuanya warga kelurahan Panorama.(333)