Sedekah Pantai, Nelayan Potong Kambing

Bakti/Bengkulu EkspressSEDEKAH PANTAI : Salah seorang nelayan saat membawa kepala kambing menelusuri pantai sebelum membuangnya ke laut lepas, kemarin (15/3)

PONDOK KELAPA, Bengkulu Ekspress– Banyak hal yang dilakukan masyarakat untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Sepertihalnya yang dilakukan oleh kelompok nelayan di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).Ratusan nelayan sengaja menyisihkan penghasilan sehari-hari demi untuk menggela doa dan syukuran secara bersama-sama di tepi pantai.

“Nelayan telah sepakat dan membulatkan tekat untuk menyisihkan sebagian kecil penghasilan mereka demi membeli kambing untuk disembelih,” kata Ketua Adat Pekik Nyaring, Sultan Rosli, kemarin (15/3).

Pantauan Bengkulu Ekspress, sedekah pantai diikuti oleh ratusan warga dari keluarga nelayan. Setelah mengambil daging untuk dimasak, nelayan melakukan arak-arakan dengan membawa kepala kambing sebelum akhirnya dibuang ke laut lepas.

Selama ini, kata dia, wujud syukur hanya dilaksanakan dengan cara menggelar doa di rumah warga. Berupaya agar penghasilan yang didapat menjadi berkah dan melimpah, Lorsih mengatakan bahwa sedekah pantai akan dijadikan sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kami berharap agar aktivitas nelayan mendapat perlindungan dari Allah SWT. Sehingga, nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih banyak untuk menghidupi anggota keluarga,” tambahnya.

Sejauh ini, kata dia, aktivitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh sekitar 220 orang nelayan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jika laut sedang bersahabat, lanjutnya, nelayan bisa mendapat keuntungan bersih mencapai Rp 100-150 ribu perhari.

“Jika cuaca buruk, seringkali nelayan hanya cukup puas dengan penghasilan Rp 50 ribu perhari. Bahkan, jika cuaca ekstream nelayan tak bisa melaut dan mendapat penghasilan,” tutupnyanya.(135)