Sebar Konten Pornografi, Dibekuk


RIZKY/BE – BS, warga Pasar Tais (menunduk dan tangan di belakang) harus berurusan dengan hukum lantaran terlibat undang-undang ITE. Dia menyebarkan foto dan video temannya yang berkonten pornografi.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Tim Siber Reskrimsus Polda Bengkulu, mengamankan BS, warga Pasar Tais Kabupaten Seluma, Selasa (17/9). BS ditangkap, karena diduga merekam temannya DR saat mandi. Selain merekam BS juga menyebarkan foto dan video berkonten pornografi tersebut ke media sosial. Tidak terima atas tindakan pelaku, korban DR kemudian melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib. Setelah melakukan penyelidikan, tim Siber Polda Bengkulu akhirnya mengamankan pelaku dirumahnya tanpa ada perlawanan.



“Terduga pelaku ditangkap di rumahnya. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan dan sudah ditahan,” jelas Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos, Rabu (18/9) kepada BE.

Perekaman yang dilakukan BS dilakukan 18 Agustus 2019. Saat itu, terduga pelaku dan korban sedang dalam perjalanan pulang dari Bekasi. Saat istirahat di salah satu rumah makan, korban mandi kemudian direkam oleh pelaku menggunakan handphone.

Korban mengetahui perbuatan terduga pelaku setelah selesai mandi saat melihat pesan masuk WhatsApp berisi dua video berdurasi 8 detik dan 17 detik ditambah 4 buah foto. Video dan fto menunjukkan korban sedang mandi tanpa busana.

Korban kemudian meminta terduga pelaku menghapus foto dan video tersebut, tetapi terduga pelaku tidak menghiraukan permintaan korban. Justru terduga pelaku malah menyebarkan foto dan video tersebut ke WhatsApp. “Korban sempat meminta pelaku menghapus foto dan video, tetapi malah disebarkan. Terduga pelaku kita sangkakan pasal 45 ayat (1) junto pasal 27 ayat (1) undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ancaman pidanannya bisa 6 tahun dan denda Rp 1 miliar,” tegas Kabid Humas.

Dari pengakuan pelaku BS, aksi yang dilakukannya tersebut hanya untuk iseng saja, tidak ada tujuan lain. Pelaku mengaku sudah menyampaikan permohonan maaf kepada korban. “Sudah minta maaf pada teman saya, awalnya sebenarnya hanya iseng untuk lucu-lucuan,” ujar BS yang tercatat bekerja di salah satu BUMN di Bengkulu. (167)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*