Sayur Merangkak Naik

Ary/Bengkulu EkspressSalah satu petani tomat tengah menyusun tomat yang baru dipetik dari kebunnya, kemarin (27/6).

CURUP, Bengkulu Ekspress– Saat ini sejumlah petani sayuran di Kabupaten Rejang Lebong bisa tersenyum lega. Pasalnya, harga sejumlah komoditas sayuran di Kabupaten Rejang Lebong tengah berangsur naik.Suryono, salah satu petani tomat di Desa Air Merah Kecamatan Curup Tengah membenarkan prihal kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran di Rejang Lebong tersebut.

Menurutnya, kenaikan harga sayuran tersebut sudah terjadi sejak tiga minggu terakhir.”Alahmadulillah saat ini para petani bisa tersenyum, karena harga sejumlah sayuran tengah naik,” sampai SuryonoNaiknya harga sejumlah komoditas sayuran tersebut terjadi sejak lebaran Idul Fitri 1440 hijriah lalu. Bahkan, selain harganya yang tengah melambung, penjualan juga mengalami peningkatan.

Kenaikan harga sayuran ini berbanding terbalik dengan saat puasa atau menjelang lebaran lalu. Karenasaat puasa lalu harga sayuran sempat turun sehingga membuat para petani lesu.Ia berharap naik atau tingginya harga sejumlah komoditas sayuran di Kabupaten Rejang Lebong ini terus bertahan atau stabil sehingga para petani tidak merugi. Terlebih lagi saat ini kebutuhan para petani, khususnya yang memiliki anak sekolah meningkat seiring dengan mulai masuknya tahun ajaran baru, sehingga mereka membutuhkan biaya yang cukup banyak.

“Kita berharap harga sayuran ini bisa terus naik atau minimal bertahan seperti saat ini, sehingga petani tidak merugi lagi, karena sebelum kenaikan ini banyak petani yang merugi lantaran rendahnya harga jual sayuran,” harap Suryono.

Sayuran yang mengalami kenaikan adalah tomat yang sebelumnya hanya dihargai Rp 2 ribu saat ini mencapai Rp 5 ribu per Kg.Kemudian cabai merah yang sebelumnya ditingkat petani hanya dihargai Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu per Kg saat ini mencapai Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per Kg. Kemudian daun bawang yang sebelumnya Rp 1.000 per Kg saat ini mencapai Rp 5 ribu per Kg, selanjutnyanya sawi manis dan sawi pahit yang sebelumnya hanya Rp 1.000 per Kg saat ini Rp 2 ribu per Kg. Meskipun ada sebagian yang mengalami kenaikan, ada beberapa komoditas sayuran yang harganya masih stabil atau tetap. Suryono mencontohkan, untuk harga kembang kol saat ini bertahan diangka Rp 2 ribu per Kg.(251)