Sawah Terendam, Jalan Putus

jalan penandingan putus
IST/Bengkulu Ekspress
PUTUS: Jalan menuju Desa Penandingan, Air Nipis terputus akibat hujan deras sehari semalam kemarin.

Sungai Air Manna Meluap

MANNA, Bengkulu Ekspress – Mulai Selasa (21/8) malam hingga Rabu (23/8) siang, Wilayah Bengkulu Selatan (BS) diguyur hujan deras. Akibatnya sungai air Manna meluap. Hal ini menyebabkan sawah dan jalan rusak.

“ Hasil pantauan kami di lapangan, ada jalan putus dan ada juga sawah petani terendam banjir akibat sungai air Manna meluap,” kata pelaksana tugas (plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM yang turun langsung ke lapangan siang kemarin usai salat idul adha.

Gusnan mengatakan, sawah petani yang terendam tersebut ada belasan hektar di ataran sawah Desa Ketaping, Manna. Hal ini lantaran debit air sungai tinggi. Akibatnya tanaman padi petani meluap.  “ Mudah-mudahan air cepat surut, sehingga padi petani tidak terlalu rusak,” ujarnya.

Selain itu juga, sambung Gusnan, akibat sungai Air Nipis meluap, telah terjadi gerusan pada dataran di Desa Maras, Air Nipis sejauh 5 meter. Bahkan ada satu rumah warga yang dapurnya sudah hanyut dihantam arus sungai. Kemudian beton penahan arus juga sudah 7 buah yang hanyut. Atas kondisi tersebut, dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah agar dapat segera dicarikan solusinya.

“ Terkait kondisi di Desa Maras ini, saya minta BPBD Bengkulu Selatan segera ajukan permohonan ke pihak balai, sehingga dapat segera diantisipasi agar gerusan air tidak meluas lagi,” terang Gusnan.

Ditambahkan Sirman, warga Desa Penandingan, Air Nipis jalan di desanya putus. Hal ini lantaran hujan deras sepanjang malam mengguyur desanya. Sehingga ruas jalan menuju desanya putus. Akibatnya kendaraan kesulitan melintasinya. “ Jalan kami putus akibat hujan terlalu deras,” ujarnya.

Dengan kondisi badan jalan terputus tersebut, Sirman berharap Pemda Bengkulu Selatan dapat segera memperbaikinya. Sebab jalan tersebut akses warga menuju ke desa lain dan juga menuju jalan raya. “ Kami sangat berharap, jalan ini segera diperbaiki, sebab akses kami keluar masuk desa,” harap Sirwan. (369)