Sawah Terendam Banjir, Petani di Sukamerindu Terpaksa Panen Lebih Awal

FOTO IST/ Petani di Tanjung Heran Kelurahan Sukamerindu yang memanen padi lebih awal dari biasanya karena sudah terendam banjir.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sejumlah petani di Tanjung Heran Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Surat Serut Kota Bengkulu terpaksa memanen hasil pertaniannya lebih awal. Hal itu disebabkan karena tanaman padi milik petani yang sudah mulai menguning ini terendam banjir hingga ketinggian satu meter beberapa hari lalu.

Salah seorang petani di kelurahan Sukamerindu, Gusniati mengatakan, ia memanen lebih dulu untuk meminimalisir kerugian meski akan ada kekurangan dan hasilnya tidak maksimal, yang dikhawatirkan mengakibatkan gagal panen kerena membusuk.

“Kita panen lebih awal karena jika tidak dipaksakan begini petani akan terancam gagal panen. Alhamdulillah kita sudah berguyur, mana yang bisa kita panen ya kita panen. Meski bisa dikatakan setengah gagal lah, tapi masih ada harapan setengahnya bisa kita panen,” jelas Gusniati, Selasa (13/10).

Selain itu, Gusniati mengaku produksi panen padi miliknya menurun 10 hingga 20 persen akibat banjir ini. Maka panen lebih awal menurutnya merupakan jalan keluar agar kerugian tidak terlalu besar.

Diketahui, beberapa hari lalu di areal persawahan Tanjung Heran Kelurahan Sukamerindu yang memiliki luas kurang lebih 2 hektar ini hampir seluruhnya terendam banjir. Meski ada beberapa petani yang masih memaksakan untuk menunggu waktu panen normal, namun mereka masih was-was apabila banjir kembali terjadi dan menghabiskan tanaman padi mereka. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*