Sawah Terancam Kekeringan

PELABAI,BE – Musim hujan yang terjadi saat ini ternyata tidak memberikan dampak baik terhadap para petani di Kabupaten Lebong. Pasalnya, para petani yang berada di Desa Kota Baru Santan, Kecamatan Pelabai yang sebagian besar telah turun tanam terancam gagal panen. Dikarenakan sawah mereka tidak teraliri air, hingga mengalami kekeringan.
Hal ini dikarenakan saluran irigasi yang berada di tiga titik di dusun 3 kondisinya sangat memperihatinkan dan tidak teraliri air.
Kepala Desa Kota Baru Santan yakni Hamidir mengatakan, saat ini masih ada para petani di desanya belum elakukan turun tanam akibat tidak adanya air yang mengaliri areal sawahnya. “Kalau jumlah berapa areal sawah yang tidak teraliri air saya kurang tahu juga. Yang jelas ini mencapai puluhan hektar sawah,” ungkap Hamidir.
Dikatakan Hamidir, diareal persawahan tersebut ada dua 2 yang sama sekali belum memliki saluran irigasi sawah. Sedangkan satu titik saluran irigasi lainnya telah jebol akibat diterjang banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Saluran irigasi ini saat ini sangat memprihatinkan. Padahal, saluran irigasi ini mengaliri sekitar ratusan areal persawahan. Kalau dibiarkan maka para petani di Desa Kota Baru Santan ini bisa gagal panen dan bahkan ada petani yang tidak bisa turun tanam akibat tidak adanya air,” kata Hamidir.
Untuk itu, Kades berharap agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk segera membangun dan memperbaiki jaringan irigasi persawahan tersebut. Saat ini, semasa musim penghujan, para petani terpaksa memanfaatkan saluran irigasi darurat sepanjang 30 meter untuk mengaliri sawah petani. “Saya rasa irigasi darurat tersebut tidak akan bertahan lama dan tidak akan efektif. Kami berharap tahun ini irigasi di desa kami dapat dibangun,” harapnya.(777)