Sawah jadi Kebun Sawit

SAWAH DIGANTI - Lahan rawa di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng yang sebelumnya ditanami padi saat ini sudah diganti dengan tanaman sawit
Bakti/Bengkulu Ekspress
ALIH FUNGSI : Lahan rawa di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng yang sebelumnya ditanami padi saat ini sudah diganti dengan tanaman sawit.

PADANG BETUAH, Bengkulu Ekspress– Keberadaan lahan persawahan di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini sudah lenyap. Sejak tahun 2010 lalu, lahan persawahan tersebut telah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit pribadi.

Warga Desa Padang Betuah, Suardi Apan mengungkapkan, proses alih fungsi lahan persawahan terjadi secara berangsur. Hal ini terjadi dikarenakan lahan sawah tadah hujan milik warga setempat memang tak potensial dan menjanjikan.

“Bisa dilihat langsung, lahan yang ditanami padi merupakan jenis tadah hujan. Air akan kering ketika musim kemarau dan digenangi air ketika musim penghujan. Hal ini terjadi lantaran area persawahan merupakan tanah rawa,” ungkap Suardi.

Selain itu, Suardi mengungkapkan bahwa, kualitas padi yang dihasilkan juga tidak memiliki kualitas yang bagus. Jenis beras yang dihasilkan memiliki cita rasa yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat setempat ataupun kehendak pasaran.



“Kami juga tidak tahu, padi yang dihasilkan memiliki sedikit rasa pahit ketika dimakan. Ini menjadi salah satu penyebab lahan persawahan diubah menjadi tanaman sawit,” beber Suardi.

Senada disampaikan Kepala Desa (Kades) Padang Betuah, Khalidi. Dikatakan Kades, Pada Betuah dahulu kala memiliki luas sawah tadah hujan mencapai 40 hektare (Ha). “Saat ini, tidak ada lagi lahan yang ditanami padi. Semua sudah diganti menjadi sawit yang dianggap lebih memiliki nilai ekonomis,” tutup Kades.(135)