Satu Pasien Covid Kaur Meninggal, Positif Tambah 8 Kasus

MAKAMKAN: Proses pemakaman pasien Covid-19 di desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Selasa (6/1) malam

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Ancaman Covid-19 di Kabupaten Kaur tak bisa dianggap main main, tercatat hingga Rabu (6/1) sudah terdapat sebanyak 99 warga terpapar covid 19. Meski 74 diantaranya dinyatakan sembuh, namun satu orang dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan Selasa (5/1). Sedangkan sisianya masih menjalani isolasi dirumah masing-masing.

Pasien yang meninggal berumur 2 bulan berjenis kelamin laki-laki berinisial BI yang merupakan warga Kota Bintuhan. Korban meninggal di RSUD M Yunus dan terinfeksi Covid-19 menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 18.30 WIB. Selasa (5/1). Sebelumnya orangtuanya juga terkonfirmasi Covid-19.

Pemakaman jenazah sendiri dilakukan oleh pihak keluarga yang jumlahnya sekitar 15 orang, sementara masyarakat umum menyaksikan dari kejauan dengan tetap menegedepankan jaga jarak. Sayangnya pihak keluarga selain tidak menjaga jarak. Proses pemakanan sendiri hanya mendapatkan pengamanan dari TNI Polri sementara tim gugus tugas tak berada dilokasi. Dikonfirmasi terkait adanya warga yang meninggal itu.

Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono S IK MH melalui Kapolsek Kaur Selatan AKP Johni Silaen yang memimpin pengamanan pemakaman itu membenarkan adanya warga yang meninggal dan terkonfirmasi covid-19 dan sudah dimakamkan.

“Sudah dimakamkan di pemakaman jembatan dua proses pemakamannanya sudah selesai tadi malam,” kata Joni.

Dikatakan Kapolsek, proses pemakaman jenazah yang terinfeksi virus Covid-19 tidak dilakukan oleh tim medis yang menggunakan APD lengkap sesuai dengan SOP pemakaman pasien covid-19. Namun pemakaman itu dihadiri oleh orang tua dan keluarga dekat Jenazah namun tidak memperhatikan physical distancing dengan jarak minimal 2 meter maupun kewaspadaan standar.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak menggunakan masker saat keluar rumah dan juga biaskan mencuci tangan pakai sabun usai berinteraksi,” ujar Kapolsek.

Sementara itu Ketua Pelaksana Harian gugus Tugas Covid-19 Kaur, Ujang Syafiri membenarkan adanya warga yang meninggal posistif covid. Dia meminta masyarakat lebih memahami tentang bahayanya Covid. Selaian itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak abai dengan peringatan yang disampaikan.

“Keluarga almarhum dan yang kontak langsung dengan pasien akan menjalani rapid test dalam waktu dekat untuk memastikan tak ada penularan,” tandasnya. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*