SATRIA ALLIANCE BENGKOELOE (SAKE)


“Jalin Silaturahmu Antar Sesama Klub Motor”

Dari sekian banyak komunitas motor di Provinsi Bengkulu yang terus bertambah dari tahu ke tahun, ada komunitas motor yang tetap eksis selama 4 tahun terakhir. Mau tahu, inilah Satria Alliance Bengkoeloe yang disingkat SAKE.
Salah satu komunitas motor yang dibentuk 25 Mei 2008 lalu yang memiliki motto “Teruskan Perjalanan dan Gapai Cita-citamu” didirikan untuk menjalin persatuan, keakraban, kekeluargaan dan menjalin silaturahmi sesama klub motor.
Andre selaku Ketua SAKE mengharapkan, ke depannya SAKE tetap eksis, dan akan ada generasi baru yang akan meneruskan perjalanan SAKE hingga dikenal masyarakat umum. Selain itu, SAKE diharapkan bisa terkenal hingga ke seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, meski sudah 4 tahun berdiri namun SAKE belum memiliki sekretariat khusus. Saat ini masih berkumpul di salah satu rumah pribadi anggota SAKE. Tetapi ia berharap ke depannya dapat membangun khusus sekre sendiri dengan usaha keras. Karena untuk saat ini kas yang dimiliki SAKE masih sangat minim hanya cukup untuk kontribusi intern saja.
Keanggotaan SAKE terdiri dari pelajar, mahasiswa, pegawai swasta dan negeri, serta tidak menutup kemungkinan untuk semua kalangan umum. Karena SAKE selalu welcome bagi yang ingin bergabung dengan syarat utama memiliki motor Satria baik 4 tak maupun 2 tak.
Sementara srikandi SAKE hanya ada 2 orang karena menurutnya motor Satria sangat identik dengan anak laki-laki. Selain itu Andre yang biasa disapa Ee juga membeberkan tujuan berdirinya SAKE untuk menambah pergaulan, sahabat, keluarga, serta menambah pengetahuan di bidang motor satria yang hingga saat ini beranggotakan 30 orang.
Kegiatan SAKE diantaranya pertemuan 2 kali seminggu yakni Sabtu malam Minggu yang merupakan agenda kopdar (kopi darat), sedangkan Minggu sore merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti seluruh anggota SAKE, baik memberikan berbagai informasi, sharing kondisi motor, menyampaikan ide kedepannya, bahkan menyampaikan keluhan serta pengalaman yang akan dikaji dan dipertimbangkan untuk dievaluasi, serta mengikuti event-event.
SAKE juga pernah mengikuti touring ke luar Provinsi Bengkulu. “Kami juga pernah melakukan touring antar provinsi dan paling jauh adalah ke Lombok, serta adakan kegiatan tahunan yang diberi nama jambore nasional. Tahun lalu Bengkulu menjadi menjadi tuan rumah untuk jambore nasional ke-9, sedangkan tahun ini jambore nasional ke- 10 akan dilaksanakan di Bekasi pada tanggal 2 hingga 3 November akan datang, dengan mengirim sepuluh anggota dari masing-masing provinsi untuk memecahkan rekor Muri (Museum rekor dunia, red),” tuturnya. (117)