Satpol PP Tangkapi 4 Ternak

TANGKAP: Satpol PP BS saat menangkap ternak yang berkeliaran di jala Duayu, Pasar Manna, Rabu (28/2).
TANGKAP: Satpol PP BENGKULU SELATAN saat menangkap ternak yang berkeliaran di jala Duayu, Pasar Manna, Rabu (28/2).

KOTA MANNA, BENGKULU EKSPRESS – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Satpol PP dan pemadam Kebakaran Bengkulu Selatan (BS), Drs Suardi Latif mengatakan, saat ini pihaknya rutin menggelar razia terhadap ternak yang berkeliaran. Terbukti, dari hasil razia kemarin, ada 4 ternak berkeliaran yang berhasil diamankan.

“ Hasil razia hari ini (kemarin red), kami menangkap 4 ekor ternak yang berkeliaran,” katanya.

Suardi Latif mengatakan, ke-3 ternak yang berhasil diamankan yakni 3 ekor kambing yang diamankan di jalan Duayu, Kelurahan Ketapang Besar, Pasar Manna. Kemudian 1 ekor sapi yang diamankan di simpang Tiga Gunung Ayu, kelurahan Gunung Ayu, Kota Manna. Razia dimulai pukul 10.00 WIB.

Pertama pihaknya menelusuri jalan raya di kawasan komplek perkantoran Padang Panjang. Hanya saja tidak satupun ditemukan ternak berkeliaran.

Lalu razia diarahkan ke pantai pasar bawah, kemudian ke arah jalan duayu. Di jalan Duayu ini ditemukan ada 3 ekor kambing berkeliaran. Lalu anggota Satpol turun dari mobil patroli dan menangkapnya. Setelah itu razia kembali dilanjutkan, sehingga satu ekor sapi ditemukan di simpang 3 gunung ayu dan berhasil ditangkap.

“ Sesuai ketentuan perda, nomor 9 tahun 2013 tentang penertiban hewan ternak, setiap ternak yang berhasil diamankan dikenakan denda Rp 75 ribu untuk ternak berupa kambing dan Rp 250 ribu ternak berupa sapid an kerbau,” beber Suardi.

Dengan adanya razia ini, Suardi juga mengimbau dukungan dari pemerintahan desa dan kelurahan se BS. Dirinya berharap setiap desa/kelurahan menerbitan peraturan desa (perdes) atau peraturan keluarahan mengenai larangan ternak berkeliaran.

“ Kami harap setiap desa atau kelurahan atau peraturan larangan ternak berkeliaran, sehingga ke depan tidak ada lagi ternak berkeliaran di setiap wilayah BS,” harapnya.

Suardi menjelaskan, jika satpol PP harus setiap waktu menggelar razia, pihaknya tidak memiliki anggaran. Namun demikian, dirinya memastikan akan rutin menggelar razia walaupun anggaran tidak ada.

“ Satpol PP akan rutin gelar razia meskipun anggaran tidak ada, namun kami mohon dukungan semua desa dan kelurahan agar mendukung pelarangan hewan ternak berkeliaran dengan menerbitkan perdes, sehingga semua ternak di BENGKULU SELAATAN ini dikandangkan,” tandas Suardi. (369)