Satpol Butuh 100 Honorer

satpol-pp

CURUP, BE – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Rejang Lebong kekurangan petugas, sehingga kinerja Satpol PP semakin tidak optimal. Kasat Pol PP, Edy Robinson, mengatakan, setidaknya dibutuhkan 100 honorer Satpol PP sebagai tambahan.

Minimnya petugas tersebut membuat banyak petugas Satpol PP yang mengerjakan tugas secara merangkap atau double job.

“Saat ini PNS yang tersisa hanya berjumlah 26 orang, yang aktif di kantor hanya 8 orang. Jadi 8 orang tersebut juga bergiliran tugas jaga, bahkan saat ini Kasi dan Kabid juga ikut piket. Serta sayapun ikut piket,” ujar Kasat Pol PP, Edy Robinson, Minggu (24/4).

Para anggota Satpol PP saat ini sulit untuk melakukan operasi rutin, tak lain dikarenakan kurangnya petugas lapangan. Sehingga para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan anak jalanan berkeliaran dengan bebas di Kota Curup. “Jika ada laporan dari masyarakat terkait ada anak-anak ngelem (mabuk lem) dan minum komik juga tak dapat langsung kita bergerak menghentikan mereka,” ungkapnya.

Sebelumnya petugas honorer Satpol PP berjumlah 200 orang, saat ini PNS tersisa sebanyak 26 orang. Para anggota yang ada saat ini hanya cukup untuk tugas jaga atau piket. Seperti piket di Rumah Dinas Bupati sebanyak 2 petugas, di Rumah Dinas Wabup ada 2 orang petugas dan 4 petugas di Pemda. “Ada waktunya mereka lepas piket, sehingga membuat para atasan pun ikut dalam tugas penjagaan atau piket,” tuturnya.

Para anggota Satpol PP di Kota Curup sudah sepatutnya untuk ditambahkan personil, sehingga keamanan dan ketertiban di Kota Curup dapat lebih terjamin. Walaupun kekurangan personil, para anggota Satpol PP tetap berusaha untuk melakukan tugas semaksimal mungkin. “Jika terdapat hal-hal darurat yang mesti dilakukan, tetap akan diusahakan untuk dilaksanakan. Tapi kita berharap pengangkatan honorer secepatnya, minimal kita ada 100 pegawai honorer,” pungkasnya. (722)