Satgas Curigai Ada Covid-19 Varian Baru di Mukomuko

Foto A.
BUDI/BE
Bupati Mukomuko sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Sapuan ketika memimpin rakor terkait Covid-19.

MUKOMUKO, bengkuluekspress.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Mukomuko semakin menunjukan angka penambahan yang signifikan. Terkait hal itu, Senin (12/7) pagi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko menggelar rapat koordinasi bertempat di ruang rapat Setdakab Mukomuko. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Satgas dalam hal ini Bupati Mukomuko, H Sapuan SE MM Ak CA CPA. Dalam rapat tersebut terkuak dan dicurigai ada varian baru Covid-19.
Dokter Spesialis Paru RSUD Mukomuko, dr Yati Ernawati Sp.P dalam forum rapat menyampaikan, pasien Covid-19 yang ia tangani belakang ini, gejalanya mengindikasikan terpapar Covid-19 varian baru.
“Ini baru kecurigaan dan kekhawatiran saja. Contohnya kebanyakan mengeluh sakit kepala. Jika sebelum-belumnya jarang ada pasien mengeluh sakit kepala,” bebernya.
Dugaan Covid-19 yang menyerang warga Mukomuko saat ini merupakan varian baru, juga diungkapkan Fungsional Epidemiologi Dinkes Mukomuko, Asmaniar, SKM.

Menurutnya, penularan yang begitu masif dan cepat, patut dicurigai virus Corona yang menyerang saat ini merupakan varian baru.
“Kita bukan menakut-nakuti, tapi hal ini perlu kita waspadai. Memang untuk membuktikan varian apa yang menyerang saat ini, perlu penelitian dan pemeriksaan. Namun biaya pemeriksaannya sangat tinggi,” katanya.

Ditambahkan Asmaniar, angka specimen Swab PCR dari Mukomuko yang dinyatakan positif saat ini sangat tinggi. Yakni mencapai 40 persen lebih. Terbaru, dan akan segera diumumkan, hasil pemeriksaan Laboratorium Padang, dari 300 lehih specimen 100 lebih dinyatakan terkonfirmasi positif. “Sebelumnya angka specimen dari Mukomuko pernah mencapai 16 persen dinyatakan positif. Kondisi sekarang lebih besar. Nah,bagaimana saat ini kita menyikapi kondisi sekarang,”sampai Asmaniar.

Dalam rapat juga terungkap, hingga Juli ini, 2 kecamatan angka kasus positif Covid-19 aktifnya lebih dari 10, yakni tertinggi Kecamatan Kota Mukomuko sebanyak 27 kasus, Ipuh 25 kasus, Kecamatan Malin Deman 10 kasus, 9 kasus Kecamatan Teras Terunjam, 7 kasus positif aktif terjadi di Kecamatan Air Rami dan Air Dikit, 6 kasus di Kecamatan XIV Koto dan Penarik. Kemudian Lubuk Pinang terdapat 5 kasus. Sungai Rumbai 3 kasus, 2 kasus terjadi di V Koto, Teramang Jaya, dan Selagan Raya, serta 1 kasus di Pondok Suguh. Hanya Kecamatan Air Manjunto yang saat ini kosong kasus positif aktif. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko sekaligus Bupati Mukomuko, Sapuan meminta kepada masing-masing bagian bekerja sesuai tugas dan fungsi (tupoksi). Serta tetap berkoordinasi, dan jangan menjalankan tugas secara individu.
“Saling berkoordinasi dan berkomunikasi, jangan menjalankan tugas secara individu,”katanya.

Ia juga menyampaikan sosialiasi harus lebih dimaksimalkan dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat seperti disiplin prokes dan vaksinasi.
“Melihat kasus positif Covid-19 di daerah ini cukup tinggi. Akan ada langkah-langkah yang akan dilakukan, salah satunya akan diterbitkan surat edaran (SE) dan langkah lainnya. Namun akan dilihat lebih jauh angka dan variabel-variabelnya. Masyarakat diingatkan tetap mewaspadai virus corona dan disiplin prokes,”imbaunya. (900)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*