Sarjana Diharapkan Jadi Solusi

Sarjana Diharapkan Jadi Solusi
Sarjana Diharapkan Jadi Solusi

STAIN Wisuda 141 Sarjana dan Magister

CURUP, BENGKULU EKSPRESS – Keberadaan para sarjana atau lulusan perguruan tinggi harus bisa menjadi solusi akan masalah-masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I STAIN Curup, Hendra Harmi, MPd.

“Keberadaan para sarjana ditengah-tengah masyarakat, diharapkan menjadi solusi dari masalah-masalah yang ada di masyarakat saat ini,” ungkap Hendra yang mewakili Ketua STAIN Curup, Dr Rahmad Hidayat MAg MPd, saat sidang senat terbuka wisuda sarjana angkatan ke XXIV dan program Pasca Sarjana angkatan ke-III tahun 2018 Kamis (22/3) kemarin.

Para sarjana bisa menjadi pemecah masalah ditengah-tengah masyarakat, karena menurutnya dengan bekal ilmu yang mereka miliki selama bangku kuliah bisa mereka terapkan untuk membantu masyarakat.

Terkait dengan kegiatan wisuda kemarin, menurut Hendra sebelumnya sudah dijadwalkan pada November 2018 mendatang. Hanya saja karena saat ini STAIN tengah melakukan persiapan alih status menjadi IAIN, sehingga dikhawatirkan justru pelaksanaan wisuda akan lebih lama lagi.

“Karena bila sudah alih status, setidaknya kita butuh waktu 10 bulan hingga sistem bisa berjalan,” paparnya.

Dijelaskan Hendra, bila nanti putusan presiden terkait dengan alih status tersebut sudah turun, maka yang akan dilakukan adalah menyiapkan organisasi tata kerja, yang juga nanti akan diurus Menteri Agama, Biro Ortala dan pihak terkait lainnya. Setelah selesai juga akan membahas statuta IAIN yang akan dibahas dengan Biro Hukum, Biro Ortala, Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pendidikan lalu ditandatangani oleh Menteri Agama.

Setelah itu banyak proses lain dan sistem peralihan yang akan memakan waktu hingga tiga bulan. Lalu persiapan perubahan akreditasi dari STAIN menjadi IAIN. Sehingga melihat keadaan saat ini untuk mempercepat mahasiswa yang sudah ujian dari November 2017 lalu.

“Bila wisuda setelah alih status, dengan persiapan tersebut, dikhawatirkan para masiswa yang sudah ujian akan menunggu lebih lama lagi, karena para wisudawan ini sudah ada yang ujian dari November 2017 kemarin,” sampainya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra berharap kepada mereka yang diwisuda kemarin, agar tidak berhenti dalam mencari ilmu, karena menurutnya wisuda S1 kemarin merupakan terminal pertama, dan masih ada beberapa terminal lagi dalam hal ini S1 dan S2 yang bisa dilewati mereka yang diwisuda kemarin.

“Jangan berharap hanya menjadi pegawai negeri, tetapi mereka bisa dapat berhasil dengan cara lain, karena banyak alumni-alumni STAIN Curup yang telah berhasil dengan tidak hanya mengandalkan pegawai negeri,” pesan Hendra.

Dalam wisuda tersebut, sebanyak 141 mahasiswa yang mengikuti wisuda, dengan rincian Program Pasca Sarjana S-2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 1 Orang, program Sarjana S-1 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) 8 orang, program studi Akhwal Syakhsiyah 9 orang, Perbankan Syariah 9 orang, Pendidikan Agama Islam (PAI) 43 orang, Tadris Bahasa Inggris 33 orang dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 38 orang. (251/krn)