Sarjana Bersaing Jadi Honorer

TES: Para peserta saat mengikuti tes tertulis honorer di kantor Dinkes Kaur, Senin (17/1).
TES: Para peserta saat mengikuti tes tertulis honorer di kantor Dinkes Kaur, Senin (17/1).

BINTUHAN, BE – Animo masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan, khususnya menjadi honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari puluhan peserta yang mayoritas bergelar sarjana, mengikuti tes tertulis untuk menjadi honorer di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur, kemarin (17/1). Mereka bersaing memperebutkan jatah 28 kursi sebagai honorer Dinkes Kaur.

“Dalam tes ini ada 60 peserta yang mengikuti tes tertulis, dan mereka ini untuk memperebutkan 28 kursi honorer di kantor Dinkes,” kata Kepala Dinkes Kaur Drs M Tabri melalui Sekretaris Juli Sutri SKM, kemarin (17/1).

Dikatakannya, tenaga honorer Dinkes yang direncanakan setiap tahun harus menjalani tes tertulis ini. Karena untuk menjadi honorer di Dinkes, setiap peserta harus mempunyai kemampuan sesuai dengan yang diujikan. Sebelum tes dilaksanakan, terlebih dulu dilakukan pemeriksaaan kelengkapan administrasi peserta. Juga bahwa keperluan tes honorer di Dinkes ini penentuan kelulusan ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas kelulusan.

“Untuk meningkatkan semangat kerja, pegawai honorer ini kita lakukan tes dan bagi yang lulus tes dipastikan honorer tersebut akan siap bekerja,” ujarnya.

Ditambahkannya, mengenai soal yang diberikan kepada peserta, merupakan soal yang dibuat langsung oleh panita. Sehingga peserta yang lolos seleksi harus benar-benar memenuhi kriteria. Sehingga dengan 60 pelamar ini maka dipastikan 32 peserta bakal tersingkir.

“Kuota ini sesuai dengan kebutuhan, dan itulah mengapa saat tes ini harus selektif. Karena setelah mereka bergabung bekerja haruslah memiliki kemampuan yang baik. Untuk pengumuman hasil tes ini insyaAllah besok (hari ini),” jelasnya. (618)