Santri Ponpes Hidayatul Qomariyah Kembali Alami Gejala Keracunan

FOTO IMAN/ BE – Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr Lista Cherlyviera.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, dr Lista Cherlyviera mengatakan ada sebanyak 59 santri dari Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah kembali dirawat di RSHD karena mengalami gejala keracunan. Para santri mengalami mual, muntah, pusing di kepala hingga sakit perut. Ia menjelaskan, berdasarkan kacamata medis, gejala tersebut diduga akibat keracunan makanan.

” Ya malam tadi, Minggu (23/08) ada 52 santri yang dilarikan ke RSHD dan pagi tadi ada penambahan 2 lagi yang kita rawat. Boleh saja ada yang beranggapan dari sisi non medis, katanya kesurupan dan sebagainya. Namun kenyataannya anak-anak ini mengalami gejala klinis seperti mual, muntah, lemas. Kita tetap akan melayani secara medis,” jelas dr Lista, Senin (24/08).

Tambahnya, saat ini ke 59 santri sudah dalam kondisi membaik tanpa ada yang harus dirawat di ruang ICU. Kesimpulan sementara dari diagnosa yang dialami para santri, dugaan kuat mereka mengalami keracunan makanan atau minuman yang saat ini masih dilakukan pengujian.

Ia berharap kasus seperti ini bisa ditangani serius agar tak terjadi berkali-kali di kemudian hari. Sinergi, komunikasi dan kerjasama dari BPOM dan Dinas Kesehatan diharapkan berjalan baik untuk menangani kasus ini serta bisa menentukan langkah apa yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya hal serupa. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*