Sampah Masih Hiasai Sungai dan Drainase

CURUP, BE – Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih sangat kurang. Hal ini masih bisa dilihat dengan banyak oknum masyarakat yang memanfaatkan aliran sungai dan drainase sebagai tempat membuang sampah.

Kebiasaan buruk yang dilakukan masyarakat Kota Curup tersebut tentunya akan berakibat pada penyumbatan aliran sungai maupun drainase. Keaadaan tersebut tentunya akan berdampak pada datangnya banjir dadakan yang acap kali datang, terutama saat musim hujan seperti saat ini. Dilihat dari jenis sampahnya yang banyak menghiasi aliran sungai dan drainase adalah sampah rumah tangga dan sejulah sampah jenis lainnya.

Beberapa aliran sungai dan drainase yang masih dihiasi sampah tersebut seperti sungai Talang Rimbo, kemudian sungai mengalir di kawasan Pasar Baru, drainase di kawasan Sukaraja hingga ke Pasar Tengah. Dan beberapa titik sungai dan drainase lainya di dalam Kota Curup.

Meski tak terlihat secara umum, namun jika dilihat banyak tumpukan sampah, bahkan beberapa waktu lalu, tumpukan sampah yang cukup banyak dalam drainase sempat dikeluarkan seperti di kawasan Kesambe, Pasar Tengah dan Sukaraja.

Tidak bisa dipastikan siapa warga yang membuang sampah sembarangan, apakah warga di sekitar aliran sungai dan drainase atau warga yang yang datang dan sengaja membuang sampah tidak pada tempatnya.

Padahal pemerintah daerah melalui dinas terkait sudah menyediakan tempat sampah di berbagai tempat agar bisa diangkut oleh petugas kebersihan.

“Biasanya oknum warga yang membuang sampah ke sungai dan drainase pada malam hari dan musim hujan yang memanfaatkan aliran air yang mengalir deras,” tutur Rizal warga Pasar Tengah.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Rejang Lebong, Lensiana sering menyampaikan agar masyarakat bisa ikut membantu kebersihan lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan, termasuk dalam drainase dan sungai.

“Mari kita sama-sama membantu menjaga kebersihan kota kita ini, silakan buang sampah di tempat yang sudah kami siapkan,” ajak Lensiana di setiap kesempatan. (251)