Sambutan Masyarakat Positif, Presiden SBY Berterima Kasih

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan terima kasih atas dukungan rakyat terhadap pidato penyelesaian masalah antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Negara RI yang disampaikannya semalam di Istana Negara, Jakarta.

Ucapan terima kasih itu disampaikan kepada Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, yang disampaikan kepada media massa┬ásiang ini. “Kepada banyak kalangan dan masyarakat yang memuji substansi pidato tersebut, beliau dengan rendah hati mengucapkan terima kasih. Sekali lagi terima kasih dan mohon dukungan agar negara kita menjadi lebih baik lagi,” kata Julian.

Menurut Julian, Presiden dan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono mendapat pesan layanan singkat (SMS) yang positif menanggapi isi pidato semalam.

Dalam pidatonya itu, Presiden menyatakan agar kasus simulator yang melibatkan mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri disidik oleh KPK. Presiden juga menilai kasus penyidik Polri yang akan ditarik lagi dari KPK, Novel Baswedan, adalah tidak tepat meski Presiden tak memerintahkan Polri menghentikan kasusnya.

“Bapak Presiden merumuskan dan membuat sendiri pidato semalam. Tentu ada masukan dari berberapa pihak. Satu hal pasti, dengan pengetahuan, wawasan, pengalaman, dan kebajikan beliau, Presiden SBY merumuskan dan menuangkannya dalam narasi pidato, sebagaimana kita simak semalam,” tambah Julian.

Presiden senantiasa mengikuti segala isu dan perkembangan persoalan di dalam negeri. “Presiden menyimak dan memberikan direktif atau instruksi kepada para menteri untuk mengambil langkah kebijakan dalam menyikapi dan menangani semua isu publik, termasuk perselisihan KPK-Polri,” katanya lagi.(**)