Sambut Tahun Baru Hijriah Pawai Obor dan Khatam Alquran

PAWAI Para Risma dan Karang Taruna Kelurahan Tanjung Iman saat mengelar pawai obor, dan juga para keluarga (2)
IRUL/BE
PAWAI: Anggota Risma dan Karang Taruna Kelurahan Tanjung Iman saat menggelar pawai obor. Terpisah, keluarga besar Bina Insan Kamil bersama Pengurus Masjid Al-Kahfi Bintuhan juga menggelar khatam Alquran dalam rangka menyambut 1 Muharam, Selasa (11/9).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah, Remaja Islam Masjid (Risma) dan Karang Taruna Kelurahan Tanjung Iman Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur menggelar pawai obor, Senin (10/9) malam. Dalam kegiatan yang dibuka langsung Lurah Tanjung Iman Jamiluddin Kadir dengan rute mengelilingi Kelurahan Tanjung Iman itu, diikuti sekitar 50 peserta.

“Kegiatan ini untuk memeriahkan tahun baru Islam, dan Alhamdulillah kegiatan pawai obor yang dilakukan anak Risma dan Karang Taruna Tanjung Iman ini lancar sesuai harapan kita,” kata Jamiluddin kemarin (10/9).

Dikatakan Jamiluddin, kegiatan islami yang lakukan Risma dan Karang Taruna ini rutin setiap memasuki tahun baru Islam. Menurutnya perayaan tahun baru Islam harus semarak agar sejarah perjuangan Rasulullah saat hijrah dari Mekkah ke Madinah dapat diserap oleh para anak-anak mudah Tanjung Iman. Menurutnya kegiatan ini sangat penting, agar tidak lahir generasi yang lupa akan agama dan perjuangan Rasulullah.

“Dengan semangat pergantian tahun 1440 Hijriyah ini bisa membuat kita semua berinstrospeksi diri dengan menjadikan hari ini sebagai pengalaman. Juga mudah-mudahan dengan kegiatan ini lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk kita senantiasa bertakwa kepada Allah,” harapnya.

Di lain sisi, keluarga besar yayasan Bina Insan Kamil Kabupaten Kaur bersama pengurus masjid Al-Kahfi Bintuhan dalam merayakan tahun baru islam tahun ini dengan menggelar khataman Alquran dan salat duha di Masjid Agung Al-Kahfi Bintuhan. Dalam kegiatan dikuti sekitar 80 peserta itu, pembacaan 30 juz Alquran itu kepada seluruh peserta untuk membaca masing-masing satu juz Alquran.



“Kita tidak ada kegiatan lain seperti pawai, arak-arakan atau hal lainnya. Kami fokus bagaimana masyarakat dapat berkumpul di satu tempat lalu mengikuti kegiatan yang bermanfaat sehingga dapat memahami makna tahun baru hijria ini, salah satunya dengan baca al-quraan dan salat duha,” kata Robi Antomi ketua Yayasan Bina Insan Kamil, kemarin (11/9).

Ditambahkan Robi, peringatan 1 Muharam ini dinilai cukup penting agae dimaknai seluruh umat muslim sebagai momen sakral, selain hanya memaknai tahun baru islam. Kenadati, umat muslim diminta agar memaknai momen Muharram dijadikan cermin intropeksi dan juga koreksi diri sendiri.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat bermanfaat dan juga masyarakat akan lebih membudayakan mengaji. Juga semakin meningkatkan ketakwaan kita dan mampu menghindari perbuatan-perbuatan dilarang agama,” harapnya.(618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*