Sambut Porwil 2019GOR dan Stadion Direnovasi

IST/Bengkulu Ekspress RENOVASI: Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah melakukan pengecatan awal sebagai bentuk mulainya renovasi Stadion Semarak dan GOR Bengkulu, Selasa (30/4).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera tahun 2019. Berbagai persiapan dilakukan, termasuk merenovasi Stadion Semarak dan Gelanggang Olahraga (GOR) Bengkulu.  Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, renovasi harus dilakukan oleh orang yang ahli agar pekerjaan membangun sarana olaraga tersebut bisa maksimal.

“Saya minta betul dengan pelaku kontraktornya, bekerja dengan segala kesungguhan, teliti, serius dan hasil maksimal. Ini penting sekali karena nama Bengkulu dipertaruhkan di sini,” terang Rohidin kepada Bengkulu Ekspress, Selasa (30/4).

Menurut Gubernur, sebagus apapun material yang disiapkan dan sebesar apapun anggaran yang tersedia, jika tidak dikelola oleh orang yang professional, maka hasilnya tidak akan baik. Apalagi, lanjut Rohidin, pada bulan November tahun ini, Porwil se- Sumatera akan dipusatkan GOR dan Stadion Sawah Lebar Bengkulu. Semua tamu dari provinsi tetangga akan memberikan penilaian terhadap Bengkulu jika diselenggarakan secara tidak baik. “Titik sentral semua mata itu akan fokus di sini (stadion dan GOR),” ujar Rohidin.

Seperti diketahui, renovasi Stadion dan GOR Bengkulu berasal dari CSR perusahaan industri perkebunan lebih kurang Rp 5 Miliar dan pertambangan Rp 7 Miliar.  “Ini sebagai bentuk kontribusi para pengusaha atas cintanya kepada Bengkulu,” tegasnya.

Tidak hanya renovasi stadion dan GOR saja, tahun ini pemprov akan melanjutkan renovasi Gedung Daerah, Taman Budaya, Balai Buntar serta Masjid Raya Baitul Izzah. Semuanya harus dikerjakan dengan professional. Dirinya ingin bangunan yang dikerjakan itu sempurna, dengan performanya yang bagus dan hasilnya bagus, jangan sampai hasil renovasi itu menjadi lebih jelek dari sebelumnya.”Saya sampaikan ini agar semuanya mendengar. Kontraktornya mendengar, pengawasnya juga ikut mendengar, dinas OPD-nya datang terus awasi di sini,” tandas Rohidin. (151)