Salat Idul Adha di Lahan SPP

KEPAHIANG, BE – Pemkab Kepahiang merancang kegiatan salat Idul Adha mendatang bakal digelar di lahan SMK-SPPN Kelobak. Hal itu mengabaikan persoalan sengketa lahan tersebut antara Pemkab dengan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah terkait lokasi pembangunan masjid Agung Al Amin.
“Di atas lahan yang pernah dijanjikan akan diberikan pinjampakai oleh Junaidi itu kita akan menggelar sholat Idul Adha mendatang. Yang mana di atas lahan tersebut direncakan untuk pembangunan mesjid Agug Al Amin yang hingga sekarang belum bisa direalisasikan,” ungkapĀ  Kabag Kesra Setda Kepahiang, Drs H Saukani beberapa saat yang lalu.
Dikatakannya, disekitar lahan saat ini terpampang jelas spanduk kritikan yang menyebutkan proses pinjam pakai lahan dihambat oleh Junaidi. “Tahun lalu kita telah menggelar sholat Idul Adha di atas lahan itu, tahun ini kelihatannya akan tetap sama. Kalau memang pinjampakai lahan sudah diberikan, maka tahun depan masyarakat sudah bisa shalat di Mesjid Agung,” sesal Saukani.
Disinggung jumlah hewan kurban, Saukani menjelaskan untuk saat ini tengah dikoordinasikan pada tingkatan jajaran Pemkab Kepahiang. Jadi jumlah pastinya belum bisa diketahui. “Kita memperkirakan nantinya jumlah untuk sapi dan kerbau diatas 15 ekor, sedangkan kambing
berkisar 20 ekor,” ujar Saukani.
Namun, lanjut Saukani, untuk pasti berapa jumlahnya tunggu saja beberapa waktu kedepan. Pada kesempatan ini pihaknya menghimbau agar jajaran Pemkab segera mengkoordinasikan jumlah hewan kurban. “Kemungkinan besar pemotongan hewan kurban tetap dipusatkan di sekitar kantor Bupati. Nantinya daging hewan kurban dibagikan dengan masyarakat yang berhak,” tandasnya. (505)