Salat Berhadiah Bebas APBD

RUDI-PAJANG-Hadiah untuk yang rajin salat telah dipajang di depan Kantor Walikota, sore kemarin. Walikota menegaskan akan melanjutkan program ini meski penuh kontroversi (1)BENGKULU, BE – Walikota H Helmi Hasan menegaskan, kegiatan Rajin Sholat Dapat Hadiah bebas dari APBD Kota. Hadiah 5 unit mobil, 67 unit motor, haji serta ratusan umroh gratis merupakan sumbangan pribadi dan tokoh masyarakat. “Agama ini satu-satunya upaya kita untuk mencapai jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia yang sementara dan di akherat selama-lamanya. Program ini akan kita jalankan secara berkelajutan,” ujar politisi PAN yang khas dengan janggutnya ini.
Helmi menjelaskan, sekalipun menuai kritik dan kontroversi, pihaknya tetap akan menjalankan program ini. Menurutnya, selama tidak melanggar Al Qur’an dan As Sunnah, Undang Undang Dasar 1945 berikut turunannya, selama Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwal) tidak dilanggar, maka pihaknya akan terus menjalankan program ini. “Kegiatan yang sama akan kita lakukan untuk mereka yang beragama Katolik, Budha dan lainnya,” ungkapnya.
Helmi melanjutkan, tujuan kegiatan ini murni untuk mengajak warga kota mendekatkan diri kepada Allah. Bilamana program ini sudah diresapi, ia optimis kejahatan demi kejahatan yang sering terjadi dapat ditekan secara signifikan. “Mahasiswa pun kalau demo bisa jadi santun. Bukan dengan menuding-nuding, bukan mengkafir-kafirkan, bukan sumpah serapah, tapi dengan santun. Bukan kah Allah SWT telah memberikan perintah kepada Musa dan Harun untuk mengingatkan Fir’aun dengan cara yang baik-baik. Ini yang perlu kita kembangkan. Jalannya agama,” paparnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota, Nuharman SH, mengingatkan Pemerintah Kota untuk tidak menggunakan dana APBD Kota Bengkulu dalam menjalankan kegiatan Rajin Sholat Dapat Hadiah. Bilamana ada dana APBD yang digunakan dalam menjalankan program ini, maka hal tersebut mengandung konsekuensi hukum. “Selama tidak menggunakan APBD saya kira sah-sah saja. Itu kan program pribadinya walikota. Bukan Pemerintah Kota,” katanya, kemarin.
Politisi PKS yang dikenal vokal ini menjelaskan, program tersebut sebenarnya bisa masuk ke dalam program Pemerintah Kota. Syaratnya, program tersebut masih bersinergi dengan program visi misi walikota yang sudah tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bengkulu tahun 2013-2018). “Kalau memang ada dalam dokumen RPJMD, maka ini bisa saja jadi program Pemerintah Kota. Bahkan anggarannya pun bisa saja disiapkan,” tukasnya.
Disamping itu, ia juga mempersilahkan bagi seluruh warga Kota untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Bagi Nuharman, program ini layak diapresiasi selagi tidak ada unsur paksaan di dalamnya. “Karena memang kita kaji tidak ada dasar aturan yang melarang. Silahkan saja siapapun yang mau ikut. Tapi harus sukarela, jangan dipaksa,” ungkapnya.
Pantauan Bengkulu Ekspress, satu unit Toyota Innova yang menjadi hadiah utama kegiatan Rajin Sholat Dapat Hadiah telah dipajang sekitar pukul 14.00 WIB dihalaman Kantor Walikota. Mobil ini memiliki nilai sejarah saat digunakan oleh Helmi untuk berkampanye memenangkan Pemilihan Walikota tahun 2012 dan 2013 yang lalu. (009)