Salah Titik, Kelurahan Bakal Bongkar Patok Perbatasan Kelurahan Sukarami-Pagar Dewa

FOTO IMAN/ BE – Ketua RT 03 Kelurahan Sukarami Nursiwan saat menunjukan patok batas wilayah kelurahan yang salah posisi.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Belasan warga Kelurahan Sukarami heboh sekaligus bingung dengan adanya patok perbatasan Kelurahan Sukarami-Pagar Dewa yang bergeser dari titik awalnya. Pasalnya, patok tersebut baru diketahui warga yang baru sadar jika posisinya bergeser sekitar 15 meter dari batas sebenarnya. Hal tersebut membuat belasan KK di Kelurahan Sukarami masuk dalam wilayah Kelurahan Pagar Dewa.

Ketua RT 03 Kelurahan Sukarami Nursiwan menjelaskan jika dirinya pun baru mengetahui keberadaan patok tersebut hari ini, Kamis (09/09). Ia juga mengatakan menurutnya posisi patok kurang pas karena ada puluhan KK warganya masuk ke wilayah Kelurahan Pagar Dewa dan dikhawatirkan akan merubah surat-surat domisili warga.

“Saya rasa letaknya kurang pas, karena ada beberapa warga Sukarami di RT 02 dan 03 masuk ke wilayah Pagar Dewa. Saya juga baru tahu pagi tadi dan tidak tahu kapan dipasang. Kita akan koordinasi ke pihak yang lebih tinggi untuk meminta patok batas dipindahkan kembali ke posisi semula,” jelas Nursiwan.

Sementara itu Lurah Sukarami Firman melalui Kasi Pemerintahan Rosa Dewi Ariyani mengatakan memang ada kekeliruan penetapan posisi pemasangan patok batas. Pihaknya pun juga tak mengetahui terkait pemasangan patok batas tersebut dan akan segera berkoordinasi untuk memindahkan patok ke posisi semula.

“Yang jelas yang masang itu bukan dari kita, memang posisinya salah. Kita sudah lapor untuk dilakukan pembongkaran dan dipasang ditempat yang pas,” kata Rosa.

Selain itu, warga yang ada di perbatasan wilayah kelurahan untuk tidak panik dan bingung dengan adanya tapal batas tersebut. Mereka akan tetap masuk ke wilayah Sukarami dan tak perlu melakukan perubahan data kependudukan karena pemasangan patok batas memang terjadi sedikit kesalahan. (Imn)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*