Sajikan 24 Menu

IST/Bengkulu Ekspress
Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM membuka festival Kampoeng Kuliner Tempo Doeloe di BIM, Jum’at (2/11). Festival tersebut berlangsung dari tanggal 2 sampai 11 November 2018

Festival Kampoeng Kuliner Tempo Doelo

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Festival Kampoeng Kuliner Tempo Doeloe resmi dibuka di Bencoolen Indah Mall (BIM), Jum’at (2/11) siang. Event yang diadakan oleh Kelas Bengkulu Entrepreneur tersebut mengumpulkan pedagang kuliner dengan beragam menu menggiurkan, setidaknya ada 24 menu makanan dan minuman pada festival tersebut.

Mulai dari makanan ringan dan kue jadul seperti kue cucur, lemper, puding. Masih ada lagi bermacam makanan berat seperti ayam geprek, somay, batagor, dimsum sampai minuman es durian dan kopi. Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM mengatakan, Pemerintah Kota Bengkulu mensupport penuh event tersebut karena bisa mempromosikan kuliner pedagang kecil yang tidak pernah ikut event kuliner.



“Ini sangat bagus, kita sangat support, karena mungkin banyak pedagang kecil yang ikut event ini belum pernah terekspos,” jelas Wawali setelah selesai memberikan sambutan.

Lebih lanjut Wawali mengatakan, akan lebih bagus jika lokasi kegiatan tersebut bukan lagi di mall. Karena waktu terbatas lantaran mall banyak digunakan untuk event lain. Ditambah lagi, banyaknya pengunjung yang menghadiri Kampoeng Kuliner Tempo Doeloe diuntungkan, karena mall adalah pusat perbelanjaan yang memancing orang datang, mereka lapar kemudian mampir untuk makan.

“Bisa dibilang, jika event kuliner di dalam mall tidak maksimal, pengunjung event yang banyak karena orang sedang datang ke mall kemudian makan,” imbuh Wawali.

Untuk itu, pemerintah kota Bengkulu berencana membuat pusat kuliner malam murah ke depannya, lokasinya di Jalan KH Abidin II. Artinya event makanan tidak harus ditempatkan di mall. Harus ada lokasi lain yang mampu menampung pedagang berjualan dengan lama. Mampu menampung dan memanjakan konsumen menikmati kuliner. Perlu dukungan pengusaha kuliner dan entrepreneur di Kota Bengkulu. Tentu saja pedagang yang nantinya mengisi pasar murah harus mengunggulkan rasa makanan yang enak.

“Jika rasa enak, harga murah pasti akan cepat maju jika usaha kuliner. Insya Allah dalam waktu dekat Pemkot akan bangun pusat kuliner malam,” pungkas Wawali. (167)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*