Sadap Karet, Petani Dirampok

Korban perampokan ketika menceritakan kronologis perampokan kalung emas yangg menimpanya
BENTENG, BE – Angka tingkat kriminalitas, khususnya di Desa Plajau Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) cukup tinggi. Soalnya, belum lagi terungkap kasus pembunuhan sadis, kejadian kriminal kembali terjadi. Kali ini aksi perampokan terhadap petani karet bernama Nur Siti (50) warga setempat. Akibatnya, kalung emas seberat sekitar 10 gram berhasil digondol pelaku yang berjumlah 2 orang dengan mengunakan penutup muka atau topeng. Sehingga, korban harus menderita kerugian yang mencapai sekitar Rp 5 juta.
Peristiwa itu, terjadi sekitar pukul 7.00 WIB, pagi kemarin di kebun yang terletak tidak jauh dari kediaman korban. ” Untung saja, saya tidak dibunuh, karena kedua pelaku bawa senjata tajam jenis parang yang sangat tajam,” aku korban, kemarin di rumahnya.
Menurut Nur Siti, kronologis kejadian berawal dari, dirinya yang pergi ke kebun untuk menyadap karet. Ketika tengah asyik menyadap karet tersebut, secara tiba – tiba korban dipanggil oleh kedua pelaku. Begitu korban menoleh ke arah suara itu, korban telah diancungkan sebilah golok dari pelaku tersebut. Kemudian pelaku meminta agar dirinya menyerahkan kalung emas yang masih berada di lehernya tersebut. Karena takut terjadi apa – apa pada dirinya, sehingga korban menyerahkan harta benda kepada pelaku tersebut. Setelah berhasil mengambil kalung korban, pelaku langsung kabur dari TKP. Sedangkan, korbanpun bergegas pulang dan menceritakan kepada suaminya. Selanjutnya, barulah dilaporkan ke kades dan Polsek Karang Tinggi.  “Kedua pelaku tubuhnya tinggi dan kekar,” ceritanya.
Sementara itu, Kades Plajau, Ujang Supran, membenarkan jika salah -satu warganya menjadi korban perampokan ketika berada di kebun untuk menyadap karet. Setelah mendapatkan kabar dari korban, dirinya langsung mengumpulkan warga untuk melakukan pencarian terhadap kedua pelaku. Hanya saja, hingga saat ini pelaku belum dapat diketahui. selain itu, kejadian perampokan ini sudah dilaporkan ke Polsek karang Tinggi. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya,” terangnya.
Dikonfirmasikan kepada Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ahmad Tarmizi, SH melalui Kapolsek Karang Tinggi, AKP Rufaicen, SH membenarkan telah menerima laporan perampokan terhadap petani karet di Desa Plajau tersebut. Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah menerjunkan personil untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan. “Laporan sudah kita terimah dan sejauh ini pelaku masih dalam pengejaran kita dilapangan,” sampainya. (111)