Rumpi Siap Perjuangkan IKM



ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Forum Komunikasi Pelaku Industri Kecil dan Menengah (Rumpi) Kabupaten BU siap memperjuangkan pelaku Industri Kecil Mikro (IKM) di Bengkulu Utara (BU). Salah satunya terkait keluhan IKM yang mengaku dirugikan pihak Tomimas Indomaret Arga Makmur.

“Kami sudah menerima informasi dan laporan dari para pelaku IKM, dan ini akan kami tanggapi serius dengan akan menggelar rapat dan berkoordinasi dengan pihak Indomaret. Mengingat, Rumpi merupakan wadah perkumpulan bagi para pelaku IKM di Bengkulu Utara,” ujar Sekretaris Rumpi BU, Dedi Suryanto SIP kepada awak media.

Tidak hanya itu, pihaknya pun akan berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan pihak Indomaret. Seperti halnya informasi yang dibutuhkan oleh para pelaku IKM, termasuk pengurusan perizinan dan produk halal serta lain sebagainya. “Rumpi ini belum lama terbentuk, sebelumnya hanya ada koordinator saja. Yakni Ibu Sri yang juga merupakan Kades Sumber Agung. Untuk dipahami oleh para IKM, bahwa produk yang masuk ke Indomaret ini tidaklah mudah. Karena, harus sesuai dengan aturan yang sebenarnya harus memiliki standar nasional, izin rumah tangga atau PIRT, produk halal, barcode dan izin-izin lainnya,” terangnya.

Dedi menambahkan, ikut andil pihaknya dalam hal ini guna memberikan informasi yang belum dipahami oleh para pelaku IKM agar tidak terjadi salah paham. Untuk diketahui, sampai saat ini produk IKM di BU belum memenuhi persyaratan untuk masuk Indomaret. “Maka kami akan membantu, agar IKM BU bisa memiliki dan memenuhi persyaratan tersebut, sesuai dengan standar nasional.



 

Jika sudah, sesuai tentu di kasir saat pembayaran penjualan produk IKM tidak lagi manual. Karena saat ini, masih menggunakan sistem manual. Berbeda dengan ketika sudah ada barcode nanti, justru banyak keuntungan untuk IKM, salah satunya tidak ada permainan harga,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dedi menuturkan, jika para IKM sudah memenuhi standar Indomaret, maka penjualan produk -produk IKM nantinya tidak lagi hanya berkutat di tingkat Kabupaten BU. Bahkan, bisa sampai ke skala provinsi bahkan nasional. Jadi barang-barang popduk IKM, bisa meluas dan pemasarannya pun lebih bagus, maju dan berkembang.

“Yang jelas pada intinya, jika para IKM mau berkembang. Maka, penuhi aturan yang berlaku secara nasional. Kami akan membantu, memenuhi persyaratannya. Tidak ada yang mempersulit, dan kami dari Rumpi siap membantu jika ada keluhan dari para IKM. Karena, tugas kami adalah sukarela untuk membantu para IKM BU. Inilah tujuan Rumpi dibentuk,” tandasnya. (127)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*