Rumah Warga Lubuk Gedang Ludes

LAIS, BE – Si jago merah  kembali menghabisi rumah Wiwik (30) warga di Desa Lubuk Gedang Kecamatan Lais pada hari Sabtu (10/11) kemarin sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat kejadian itu, rumah semi permanen milik korban ludes rata dengan tanah mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah. Musibah itu bermula saat listrik mati dan korban menyalakan lilin di rumahnya.

Naasnya saat lilin itu habis malah menyambar sekitar 80 liter bensin yang disimpan dalam jerigen di rumahnya dan mengakibatkan terjadinya ledakan. Pada saat terjadi kebakaran, kedua anak korban sedang tertidur lelap di dalam kamar. Mengetahui hal itu, kedua anak korban langsung ditarik ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Bahkan akibatnya, kedua kaki korban melepuh karena terbakar api.

“Saya sedang mengurusi jualan untuk besok dan tiba-tiba rupanya lilin menyambar ke bensin dan api langsung berkobar di ruangan,” terang Wiwik.
Menurut keterangan Maruna (48)  bibi korban, bensin di rumah korban itu memang disimpan
di dalam rumah usai berjualan.

Kebakaran yang dialami korban tidak hanya meludeskan rumahnya, namun juga harta benda milik korban juga ikut ludes. “Dia sudah tidak punya apa-apa lagi, karena semuanya sudah hancur. Selain itu, korban termasuk orang susah dan suaminya saat ini bekerja di Kalimantan,” terang Maruna.

Pada saat itu, api cukup sulit dipadamkan karena menyala begitu besar. Sementara warga yang membantu pemadaman hanya menggunakan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan setelah ada bantuan dua mobil air isi ulang yang kebetulan melintas disekitar lokasi. Sekitar pukul 23.00 WIB,
kobaran api berhasil dipadamkan.

Terkait musibah ini, Kades Lubuk Gedang, Mustadi mengatakan sudah menghubungi pihak terkait guna
memberikan bantuan kepada korban,  “Sementara ini sudah dibangun rumah sementara untuk
mereka bertiga (korban) dari gotong royong warga setempat,” kata Mustadi.(**)