Rumah Terbakar, Ibu dan 2 Anak Selamat

BENGKULU, BE – Nasib malang menimpa Erni Niati (40), warga Jalan Setia Negara Raya Nomor 44 RT 12 RW 04, Kandang Mas, Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Hanya dalam hitungan jam, rumah tempat tinggalnya ludes terbakar. Peristiwa ini terjadi Minggu kemarin (17/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, semua barang-barang yang berada di dalam rumah milik ibu dua anak yang berprofesi sebagai pedagang ini, ludes tak bersisa.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara, kebakaran ini terjadi akibat adanya konsleting listrik (arus pendek).

Sementara itu, hingga sore kemarin, korban yang sebelumnya sempat pingsan, masih belum bisa dimintai keterangan lantaran merasa shock atas musibah yang menimpanya.

Miswadi (54), kakak ipar korban, saat ditemui BE.

Diceritakan Miswadi, saat peristiwa tersebut, rumah memang dalam keadaan kosong. Sebab, sang suami korban sudah pergi merantau ke Jakarta sejak 3 tahun lalu.

”Saat itu korban tengah menunggu warungnya yang berlokasi di Jalan Raya Dua Jalur, Kandang Mas (depan gang Brimob). Sedangkan kedua anaknya yang bernama Ari dan Diah saat itu tengah bermain di rumah mereka. Saat itu saya sedang berada di dapur dan mendengar suara seperti sampah terbakar dari arah rumah Erni. Setelah saya lihat ke depan, rumah sudah terbakar. Saat itu rumah memang dalam keadaan kosong, api berasal dari arah dapur rumah,” terang Miswadi.

Dijelaskannya, tak ada barang tersisa dalam kebakaran ini. Hanya saja, sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang baru saja dibeli korban berhasil diselamatkan lantaran tengah digunkan Ari.

“Semuanya habis, hanya pakaian yang di badan mereka yang tak terbakar. Api berasal dari arah dapur. Tapi saya tak tahu apa penyebabnya, apakah dari kompor atau yang lain. Sepertinya konsleting listrik,” imbuhnya.
Sementara itu, M Haryono (35), tetangga korban juga mengungkapkan hal serupa. Ia juga tak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

“Yang jelas api berasal dari arah dapur. Saat itu, saya berada di rumah dan mendengar teriakan anak kecil bahwa ada kebakaran. Saat keluar, api sudah membumbung tinggi,” terang Haryono.
Data terhimpun BE, mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar segera menghubungi pihak Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Bengkulu untuk mendapatkan bantuan. Mendapatkan informasi tersebut, anggota PBK yang dibantu dengan 6 unit mobil PBK langsung mendatangi TKP untuk memadamkan api. (135)