Rumah PNS Dibobol

ARGA MAKMUR, BE – Kasus pencurian dengan cara membobol rumah warga kembali terjadi di Kota Arga Makmur. Kali ini rumah kontrakan yang ditinggali oleh Suryadi (31) PNS di lingkup BPBP Bengkulu Utara, disatroni maling. Rumah yang beralamat di Jalan Ade Irma Suryani Kota Arga Makmur tersebut dalam keadaan kosong, karena korban Suryadi sedang berada di luar kota. Uang tunai sekitar Rp 4 juta, 2 unit laptop dan 2 ekor burung berkicau dibawa kabur oleh maling. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kasus pencurian ini langsung dilaporkan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.┬áKejadian pencurian yang dialami oleh korban diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah yang ditinggali oleh korban sebenarnya ada anak buahnya yang disuruh untuk menjaganya saat korban berada di luar kota. Namun pada saat malam kejadian, yang menjaga rumah tersebut sedang pulang ke rumah. Pada Senin pagi kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB, saat tukang setrika yang biasa menyetrika baju korban masuk ke rumah tersebut, melihat keadaan rumah dalam kondisi berantakan. Sontak saja, hal ini langsung diberitahukan kepada warga sekitar yang kebetulan berada di sekitar lokasi rumah tersebut.

Penjaga rumah tersebut yakni Fredi yang mendapatkan laporan kejadian dari tukang setrika langsung datang ke rumah dan melihat kondisi yang terjadi. Saat diperiksa, ternyata barang-barang berharga berupa 2 unit laptop, 2 burung kicau serta uang tunai Rp 4 juta yang disimpan oleh korban sudah tidak ada lagi ditempatnya. Pihak kepolisian yang mendapati laporan kejadian tersebut langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku masuk ke rumah tersebut dengan cara mencongkel jendela samping kiri rumah korban dan kabur melalui pintu belakang. Kapolres BU AKBP Harries Budiharto SIk MSi melalui Kabag Ops Kompol Slamet Ady Purnomo SIk membenarkan adanya kejadian tersebut. “Polisi masih melakukan penyelidikan intensif berkaitan kasus pencurian ini. Mengenai pelaku pencurian diperkirakan lebih dari satu orang,” kata Kabag Ops. (212)