Rumah Minimalis Terbakar

CIMG0357BENGKULU, BE– Kebakaran tempaknya sedang marak terjadi di Kota Bengkulu. Setelah Toko Sinar Terang di Tanah Patah dan Toko Meubel Rizki di Lingkar Barat, terbakar beberapa hari lalu. Kemarin sore kebakaran kembali terjadi. Kali ini si jago merah melalap sebuah minimalis di kawasan Perumnas Kemiling  Permai Rt 16 Rw 04 Blok B5 Kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Rumah yang terbakar ini milik pasangan Salli dan Enik, pemilik bengkel. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Beberapa barang milik korban pun ada yang berhasil diselamatkan. Namun begitu kerugian yang diderita korban cukup besar, diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Karena kerusakan rumah cukup parah, dan barang-barang di kamar utama tak satupun berhasil dikeluarkan.

Saksi mata Sri Sumiati (39), warga setempat menuturkan, sekitar pukul 17.52 WIB api diketahui sudah keluar dari atap rumah korban. “Ambo idak tau penyebabnyo, cuma nengok api sudah keluar dari atap rumah Pak Salli. Terus ambo langsung telepon pemilik rumah ko, untung saja nomor teleponnya aktif,  bisa dikabarkan cepat keknyo.”

Berikutnya warga sekitar langsung bergotong royong menyelamatkan barang -barang di rumah yang terbajar tersebut.
Warga berhasil mengeluarkan televisi, kursi tamu, dan sebagian barang bengkel.

Saat peristiwa ini terjadi korban Salli dan kedua anaknya tengah berasa di bengkel mereka di kawasan Hibrida Raya, tak jauh dari RSUD M Yunus Bengkulu. Begitu mendapat kabar rumahnya terbakar korban bergegas pulang.
”Saya sangat kaget tiba-tiba dikabari tetangga rumah saya terbakar” ujar Korban Salli.

Mengingat bengkel miliknya berdekatan dengan Kantor PBK (Pemadam Bahaya Kebakaran), korban lalu menghubungi petugas PBK. Tak lama kemudian korban dan mobil PBK tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Namun saat dijumpai ternyata api sudah berhasil dijinakkan oleh warga. Hanya sisa api-api yang kecil saja masih terlihat. Petugas PBK pun langsung menyiram lokasi kebakaran itu, agar api tak membesar lagi. “Kami idak nian tau kalau rumah kami ko tebakar sebab biasolah kami sibuk kerjo dibengkel untung bae ado yang ngabari kami saat itulah cepek balik,”cetus Enik pemilik rumah terbakar tersebut dengan tangisnya.

Dilai sisi, diungkapkan korban barang yang tidak bisa diselamatkan dari rumah itu, seperti spring bed, lemari pakaian, dan seisi kamar utama. Kejadian ini diduga oleh pemilik rumah akibat korsleting listrik bagian plapon kamar utamanya tersebut.

Atas kejadian ini ditaksir kerugian dialami pemilik rumah mencapai RP 50 juta rupiah. Saat ini pemilik rumah dan keluarganya bingung merka harus tinggal dimana. “Kami ko memang ndak ketibo sial nian rumah satu-satunyo iko, la tebakar pulo, Ntah idak tau ndak tinggal dimano lagi Kami ko,”tutupnya korban Salli.(Cw3/Cw5)